Viral

Nasib Mujur! Tukang Kebun Dapat Warisan Fantastis dari Cucu Pendiri Hermes, Jumlahnya Capai Rp172 T, Kok Bisa?

Oleh: Sulistiyaningsih Kamis 14 Des 2023, 07:42 WIB
Illustrasi. Tas Hermes

AYOJAKARTA.COM – Pernah mendengar brand Hermes? Brand elit yang biasa dipakai kalangan sosialita punya segudang cerita di baliknya.

Cucu pendiri Hermes, Nicolas Puech berencana mewariskan harta kekayaannya sebesar US$11 miliar atau setara dengan 172 triliun kepada tukang kebunnya.

Diketahui bahwa Nicolas Puech merupakan generasi kelima keturunan Thierry Hermes yang merupakan pendiri rumah mode Hermes pada tahun 1837.

Dikutip Ayojakarta.com dari unggahan Instagram @infojktku pada Kamis 14 Desember 2023, pria berusia 80 tahun tersebut telah mengundurkan diri dari dewan pengawas Hermes.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Berapa Jumlah Total Kuda dalam Ilusi Optik Ini? Jawabannya Bukan Cuma 1, Jangan Terkecoh

Kendari demikian Nicolas Puech masih menguasai sekitar 5,7 persen saham di perusahaan Hermes.

Ia dikenal tidak hidup melajang, tidak memiliki istri atau anak, maka dari itu ia telah menganggap bahwa tukang kebunnya sebagai keluarga sendiri.

Diinformasikan bahwa Nicolas Puech sedang dalam proses menjadikan mantan tukang kebunnya yakni seorang pria berusia 51 tahun sebagai anak adopsinya yang sah.

Adapun tukang kebun tersebut tidak diungkap identitasnya, tapi ia telah memiliki istri berdarah spanyol dengan dua orang anak.

Seperti dilaporkan oleh media Italia, Sky TG24 mantan tukang kebun cucu pendiri Hermes tersebut akan mewarisi sebagian besar dari harta dan kekayaan Nicolas Puech.

Adapun harta yang diwariskan termasuk juga property yang berada di Marrakesh, Maroko, dan Montreux di Swiss.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar yang Menarik Perhatianmu Pertama Kali Akan Mengungkap Siapa Kamu Sebenarnya

Properti tersebut jumlahnya bernilai total US$5,9 juta atau sekitar 92,4 miliar yang sudah diperoleh, meskipun belum secara resmi diadopsi.

Melihat sejarah Nicolas Puech bersama Hermes juga memberikan jawaban mengapa dirinya tidak mewariskan harta kekayaannya kepada saudara atau kerabatnya.

Ada keretakan hubungan keluarga yang muncul di tahun 2014, yakni ketika LVMH yang mana konglomerat saingannya mengakuisisi saham dalam jumlah besar di Hermes.

Hal inilah yang disebut sebagai pemicu perselisihan sengit di dalam keluarga Hermes tersebut. Keluarnya Nicolas Puech dari Dewan Direksi perusahaan Hermes di tengah kekacauan juga menandakan terdapat perselisihan dengan keluarga serta kerabatnya.

Kendati demikian keinginan Nicolas Puech untuk meneruskan kekayaannya dinilai sulit karena mengadopsi anak yang telah dewasa di Swiss secara hukum rumit.

Apalagi jika melibatkan jumlah yang nominalnya bernilai fantastis, sehingga prosesnya akan lebih berisiko.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Jinan Vania Barizky