AYOJAKARTA.COM -- Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 'AMIN' mengklaim tidak memberikan bantuan hukum terkait kasus dugaan penistaan agama yang menimpa komika Aulia Rakhman (33).
Aulia menjadi tersangka setelah tampil dalam acara 'Desak Anies' di Lampung pekan lalu.
Juru Bicara Timnas AMIN, Angga Putra Fidrian, menyatakan bahwa panitia acara, termasuk tim relawan, bersedia memberikan keterangan jika diminta oleh pihak berwajib.
Angga menegaskan bahwa kasus ini adalah kesalahan individu komika tersebut, bukan keterlibatan tim kampanye AMIN.
"Kami tidak memberikan bantuan khusus kepada yang bersangkutan. Bila ada bantuan, itu bersifat pribadi, tidak atas nama Timnas," tegas Angga dilansir ayojakarta.com dsri Republika.co.id pada Senin, 11 Desember 2023.
Baca Juga: PENTING! Berikut Petunjuk Serta Tahapan atau Alur Pengisian DRH NI PPPK 2023
Menurut Angga, panitia acara telah memberikan briefing dan batasan materi stand up comedy kepada komika, dengan fokus pada Anies Baswedan.
Meskipun terbuka untuk diperiksa, Timnas AMIN menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam proses pelecehan yang diduga dilakukan oleh Aulia.
"Timnas mengecam isi materi yang disampaikan. Kebebasan berpendapat bukan berarti sebebas-bebasnya bicara. Materi yang berlebihan seperti ini tidak seharusnya dilakukan," jelas Angga.
Angga menekankan bahwa tanggung jawab atas kasus ini sepenuhnya menjadi urusan pribadi komika tersebut.
Baca Juga: Respons Hasil Survei, Ganjar Pranowo Akan Jadikan Sebagai Lecutan
Bahkan, panitia acara sudah memberikan informasi dan batasan dalam stand up comedy, namun Aulia dinilai melakukan kesalahan dengan tidak mematuhi koridor yang telah ditetapkan.
"Kesalahan ini adalah tanggung jawab pribadi si komika. Kita sudah memberikan koridor, sekeras-kerasnya menyerang harus dalam konteks roasting Anies Baswedan, bukan arah lain," pungkasnya.