Viral

Perjuangan Pak Nandang dari Office Boy hingga Raih Gelar S1

Oleh: Riky Iskandar Kamis 30 Nov 2023, 17:44 WIB
Pak Nandang, seorang office boy di Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, berhasil meraih gelar sarjana di usianya yang ke-54.

AYOJAKARTA.COM -- Kisah inspiratif datang dari Pak Nandang, seorang office boy di Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, yang berhasil meraih gelar sarjana di usianya yang ke-54.

Kisah Pak Nandang ini sempat viral di media sosial (medsos) beberapa hari lalu.

Dikutip dari instagram @fyifact Pak Nandang melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana awalnya mendapat tawaran kuliah gratis dari tempatnya bekerja.

Pak Nandang menerima tawaran tersebut namun dengan syarat tidak mengganggu pekerjaannya sehari-hari.

Selama kuliah, Pak Nandang tidak cerita kepada istri, namun akhirnya ketahuan karena banyak mahasiswa yang mengirimnya pesan.

Perjuangan Pak Nandang kuliah sambil bekerja akhirnya membuahkan hasil. Ia akhirnya lulus S1 di program studi PPKN Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan saat ini telah sah menyandang gelar S.Pd.

Namun, pada acara wisuda Pak Nandang absen dan lebih memilih tetap bekerja karena ia tak mau mengingkari janji kuliah tapi tidak mengganggu pekerjaan.

Baca Juga: Daftar UMK Banten 2024 Resmi Ditetapkan Ini Besaran Semua Wilayah

Dari perjuangan Pak Nandang itu, terdapat dua pesan moral yang dapat diambil. Pertama, bahwa tak ada kata terlambat untuk mengejar impian, dan kedua, jangan sia-siakan kesempatan yang datang.

Perjuangan pak Nandang juga mendapat komentar dari beberapa nitizen, mereka mengapresiasi langkah Pak Nandang yang melanjutkan pendidikannya hingga meraih gelar S1.

"Masyaallah, si bapak benar-benar totalitas dengan pekerjaannya," katanya.

Baca Juga: Mulai Cair! Ini Dia Besaran Dana KJP Plus yang Diterima oleh Penerima di Bulan November 2023

 

Sementara @arty_susanto berharap ilmu yang didapat Pak Nandang semoga bermanfaat bagi dirinya.

"Semoga ilmunya bermanfaat ya pak, harusnya izin hari pasti dibolehkan. Sukses dan tetap rendah hati, Pak," harapnya.

Reporter Riky Iskandar
Editor Aris Abdulsalam