AYOJAKARTA.COM - Seorang mahasiswi FKH UNAIR berinisal CA (21) ditemukan tewas di dalam mobil yang diparkir di Apartemen Royal Bisnis, Tambak Oso, Sidoarjo.
Dua lembar kertas wasiat berbahasa inggris ditemukan di mobil tempat mahasiswa FKH UNAIR tersebut yang ditujukan kepada pihak keluarganya.
Jenazah mahasiswi FKH UNAIR yang tewas di dalam mobil ditemukan dalam kondisi wajah terbungkus kantong plastik. Polisi juga menyebut tidak ada tanda kekerasa di dalam tubuh jenazah.
Baca Juga: Tips dan Trik Mudah Raih Top Skor Pada Seleksi SKD CPNS 2023, Tanpa Orang Dalam Auto Jadi ASN!
“Setelah kami lihat secara kasat mata memang di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan,” kata Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo seperti yang dikutip dari YouTube Metrotv.
Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan sejumlah barang dalam mobil mahasiswi tersebut berupa HP, tabung helium beserta selang mengarah ke kantong plastik yang membungkus kepala korban.
Hingga kini, Polisi belum dapat memastikan penyebab dari tewasnya mahasiswa UNAIR tersebut karena proses autopsi masih berlangsung.
“Kami harus memperhatikan hasil dari forensik yang sekarang masih berjalan dan sekarang kami masih menunggu kesimpulan dari dokter forensik untuk menentukan penyebab kematiannya,” ujarnya.
Berikut isi dari dua surat wasiat berbahasa Inggris yang ditulis oleh CA yang telah diterjemahkan.
Surat wasiat pertama
Dear Mama
Terima kasih selama ini telah melindungiku. Tetapi sekarang perlindunganmu terasa sia-sia. Aku tak pernah membuat keputusanku sendiri dalam hidup ini. Sekarang inilah bagaimana aku menunjukkan kebebasanku.
Aku memilih apa yang aku pilih dalam hidup ini. Aku tak melihat masa depan untukku. Aku tahu bagaimana kau mencintaiku. Ini bukan salahmu. Aku tidak menyalahkanmu. Maaf aku tak bisa mencintaimu kembali. Maaf aku tak dapat melindungimu.
Dear saudara laki-laki dan perempuanku
Aku berharap kalian tak berakhir seperti aku. Kalian mungkin melihat aku sebagai anak yang cerdas. Aku nggak secerdas itu. Aku adalah seorang yang bodoh yang tak pernah melihat dunia sebenarnya.
Aku telah buta selama ini dan telah memberi kalian semua harapan palsu. Dunia ini kejam. Ingat itu. Aku mencintai kalian. Tapi aku tak bisa melakukannya lagi sejak aku berhenti berharap. Sudah terlambat sekarang.
Jika seluruh dunia mempertanyakan, aku tak melihat ada harapan. Aku ingin bertahan di sana
Baca Juga: Tes Penglihatan: Hitung Berapa Banyak Huruf B di Antara Huruf R? Uji Kemampuan Observasimu
Surat wasiat kedua
Dear paman
Terima kasih telah membukakan mataku untuk melihat dunia yang kejam ini. Tetapi bocah bodoh dan rapuh yang kamu cintai ini tak bisa berkawan dengan kenyataan. Aku memilih kabur. Maaf aku pengecut. Aku tak cerdas aku tak bijaksana. Kamu melihatku salah. Aku melihat tak ada masa depan dan juga kesuksesan.
Dear sahabat
Kalian begitu kuat dan berani. Aku berharap bisa seperti kalian. Tapi kalian tahu, aku lemah. Tak punya motivasi. Aku berharap kalian bahagia selamanya. Aku tahu kalian bisa. Maafkan aku. Aku sayang kalian.
Bila setiap orang pernah menjumpaiku. Bila aku salah, bunuh saja aku. Untuk dunia. Ya, kamu telah menumbuhkan kegagalan, generasi lemah.
Hidup segan mati tak mau? Aku memilih untuk mati.***