Viral

Ternyata Ini 5 Fakta Kampung Mati yang Sempat Viral di Cepoko, Tempat Paling Angker di Semarang?

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Kamis 19 Okt 2023, 16:25 WIB
Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya Kampung Mati yang berada di sekitar Kelurahan Cepoko, Gunungjati, Semarang.

AYOJAKARTA.COM – Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya Kampung Mati yang berada di sekitar Kelurahan Cepoko, Gunungjati, Semarang.

Bahkan saking hebohnya membuat warga sekitar Kampung Mati tersebut panik, sehingga banyak video yang beredar terkait Kampung Mati yang viral tersebut.

Bahkan banyak yang mengungkapkan fakta di balik Kampung Mati di Cepoko, Semarang, tersebut. Apalagi ada mitos yang menyebutkan eksistensi makhluk halus di sana.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Viral Lagi Sandiwara Yosep Nangis Gemetar di Makam Korban

Lantas dengan viralnya di media sosial terkait Kampung Mati tersebut, maka berikut adalah fakta sebenarnya tentang keberadaannya, yang dikutip ayojakarta.com dari laman suara.com.

Lokasi Kampung Mati

Fakta pertama yang perlu diketahui adalah bahwa Kampung Mati tersebut berada di RT 4 RW 1 Kelurahan Cepoko Gunungjati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di sekitar kantor Kelurahan Cepoko

Adapun sebenarnya Kampung Mati tersebut hanyalah sebutan saja. Tidak ada lokasi yang benar-benar dinamai Kampung Mati. Penamaan Kampung Mati diberikan nama oleh beberapa orang lantaran terlihat sangat sepi seperti kota mati.

Bekas Bisnis Properti

Sebelumnya, Kampung Mati sempat memiliki aktivitas sebagai tempat berbisnis properti sebelum situasi terkini menjadi sepi dari penduduk.

Namun karena tempat tersebut memang lebih banyak digunakan untuk menyimpan barang daripada dihuni, maka kawasannya terlihat sangat sepi.

Bahkan ada seorang mantan pekerja di Kampung Mati tersebut terkejut setelah mengetahui bahwa bekas proyeknya kini dikenal dengan Kampung Mati.

Pernah Dijarah

Siapa sangka ternyata dulunya Kampung Mati tersebut pernah menjadi kompleks perumahan yang dibangun pada tahun 1980-an. Namun sebab kondisi di sekitaran Kelurahan Cepoko tersebut sepi, akhirnya membuat keamanan perumahan tersebut kurang.

Akibatnya, lokasi tersebut pernah dijarah bahkan cukup sering terjadi, sehingga kondisi ini yang membuat banyak warga pindah sampai lingkungan tersebut menjadi benar-benar sepi.

Bukan Tempat Angker

Selanjutnya walaupun Kampung Mati sepi, namun warga setempat membantah bahwa kampung tersebut telah lama dijuluki Kampung Mati, terlebih lagi disebabkan oleh gangguan hal mistis.

Bahwa warga juga sempat mengaku tidak pernah menjadi korban teror seperti yang dibicarakan oleh banyak media. Warga menyebutkan mungkin memang ada 'penghuni', namun warga sekitar tidak pernah merasa terganggu.

Masih ada Aktivitas Bisnis

Fakta terakhir, walaupun disebut Kampung Mati, namun masih ada satu rumah di sekitar lokasi tersebut yang melakukan aktivitas.

Dan aktivitas yang dilakukan dalam Kampung Mati adalah Gudang gas LPG yang masih aktif mendistribusikan gas di wilayah Cepoko.

Rumah tersebut juga bersebelahan dengan industri pengolahan pupuk kandang yang masih aktif melakukan aktivitas bisnisnya.

Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Kondisi Terbaru Jessica Wongso setelah Kasus Kopi Sianida Kembali Viral

Ya, itulah sejumlah fakta di balik Kampung Mati di Cepoko, Semarang. Ternyata tidak seseram yang dikabarkan di media sosial ya.

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Aris Abdulsalam