Viral

Pedagang Tanah Abang Buka Suara Soal Minta e-Commerce Ditutup: Ada Pihak yang Ingin UMKM Bersitegang!

Oleh: Linda Wati Selasa 10 Okt 2023, 08:30 WIB
Pedagang Tanah Abang kembali minta sejumlah e-commerce ditutup

AYOJAKARTA.COM - Pedagang Tanah Abang baru-baru ini kembali menyita perhatian publik karena ada seorang penjual yang meminta e-commerce lain dihapus setelah ditutupnya TikTok Shop.

Permintaan pedagang Tanah Abang inipun menuai banyak respons dari warganet.

Hampir semua warganet memprotes permintaan pedagang Tanah Abang yang meminta e-commerce lain ditutup.

Bahkan, publik menilai pedagang di kawasan tersebut ngelunjak karena sebelumnya telah meminta TikTok Shop dihapus.

Setelah viral, ada salah satu pedagang di Tanah Abang yang buka suara soal huru-hara tersebut.

Baca Juga: Tak Cukup Hanya TikTok Shop, Kini Pedagang Tanah Abang Minta Shopee dan Lazada Juga Ditutup

Akun Instagram @tanahabangcollection dengan tegas meminta siapapun untuk tidak menggiring opini yang tidak benar.

Sebagai salah satu pedagang di kawasan tersebut, ia mengaku justru terbantu dengan adanya platform online.

Bahkan banyak pedagang di Tanah Abang yang menjajakan usahanya melalui media online.

“Mohon untuk siapapun untuk tidak menggiring opini Tanah Abang anti platform online. Banyak pedagang Tanah Abang yang juga berjualan di e-commerce,” tulisnya.

“Platform online ikut membantu Tanah Abang dalam memasarkan produknya ke plosok nusantara, karena banyak sekali reseller yang menjual kembali produk Tanah Abang di platform online,” lanjutnya.

Baca Juga: Tidak Puas TikTok Shop Ditutup, Kini Pedagang Tanah Abang Minta Shopee dan Lazada Juga Dihapus!

Ia juga meminta untuk tidak melihat segelintir orang yang menyuarakan permintaan online shop ditutup yang sebenarnya tidak mewakili pedagang di kawasan itu.

“Jangan hanya karena beberapa toko yang meminta platform online ditutup, lantas seolah mewakili Tanah Abang yang dihuni ribuan toko,” tegasnya.

Dalam Instagram storynya, dia berpendapat bahwa ada pihak yang diduga menginginkan UMKM di Indonesia bersitegang.

“Ada pihak-pihak yang menginginkan UMKM kita bersitegang,” ujarnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah