Viral

Viral YouTuber Bro Omen Kena Scam Kripto Rugi 10 M hingga Rumah Disita Bank, Bagaimana Cerita Lengkapnya?

Oleh: Admin Selasa 03 Okt 2023, 20:23 WIB
Viral YouTuber Bro Omen Kena Scam Kripto Rugi 10 M hingga Rumah Disita Bank, Bagaimana Cerita Lengkapnya? (YouTube Bro Omen)

AYOJAKARTA.COM -- Viral YouTuber otomotif Bro Omen mengaku terkena scam kripto dan merugi hingga Rp10 miliar lantaran harga aset tersebut anjlok serta tak bisa dijual.

Tak cuma kehilangan duit, Bro Omen juga menyebut rumahnya disita bank lantaran ia tak mampu membayar cicilan akibat meminjam uang miliaran untuk modal membeli aset kripto scam tersebut.

YouTuber tersebut juga hendak menjual akun YouTube miliknya yang telah memiliki 1,5 juta subscriber seharga Rp500 juta untuk menutupi boncos.

Baca Juga: Masih Ingat YouTuber Ferdinan Paleka yang Bikin Prank Sembako Sampah? Kini Ditangkap karena Judi Online

Bro Omen menceritakan kisahnya yang mengaku terkena scam kripto dalam akun YouTube-nya belum lama ini. Dalam video tersebut, Bang Omen mengaku masih trauma atas nasib apes yang dialaminya.

"Gua bingung ngejelasinnya, gua masih kayak trauma, keadaan gua bisa berbalik dengan waktu yang sesingkat ini," kata Bro Omen.

Baca Juga: BNN AS Kena Tipu Scam Kripto, Kehilangan Uang Lebih dari Rp840 Juta karena Salah Transfer

Dia kemudian mengatakan dirinya baru saja terkena scam kripto dan merugi dalam jumlah sangat besar.

"Gua abis ketipu gaes. Gua kena scam di kripto yang nilainya tuh gede banget, yah. Semua aset gua terpaksa harus gua jual bahkan disita," katanya.

Omen tak menyebutkan token atau koin kripto apa yang dia beli. Namun dia menyatakan bahwa dia berinvestasi secara all in alias menggelontorkan seluruh modalnya kepada aset scam tersebut.

Baca Juga: 10 Tips Investasi Kripto untuk Pemula, Jangan Gunakan Pinjol dan Jaga Emosi!

Dia mengatakan memutuskan membeli token tersebut hasil obrolan dia dengan temannya.

"Gua all in karena kemakan omongan temen gua untuk beli koin itu, koin yang gua kena scam ini."

Setelah berdiskusi dengan temannya, Omen lantas membeli token yang tak disebutkan itu. Tak berapa lama, harga token tersebut pumping alias naik tajam hingga 5 kali lipat. Namun token tersebut belum bisa dijual.

Baca Juga: Kripto Worldcoin Buatan Bos ChatGPT Diluncurkan, Bakal jadi Saingan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)?

Percaya diri dengan performa harga token, Omen lantas berdiskusi dengan istri untuk menentukan langkah selanjutnya. Ia kemudian memutuskan untuk all in alias menyuntikkan semua modal investasinya kepada satu aset kripto tersebut.

"Gua kayaknya harus nambah nih, biar kita dapet yang lebih gede lagi, gitu kan. Pikiran gila gua akhirnya memutuskan untuk menggadaikan rumah gua yang sekarang," kisahnya.

Ia menyatakan mengambil pinjaman bank senilai Rp5 miliar dengan tenor selama 6 bulan. Rumahnya pun dijadikan sebagai jaminan.

Baca Juga: Sang Anak Jalani Sidang Perdana, Aset Sang Ayah Rafael Alun Trisambodo Terus Diselidiki KPK, Termasuk Kripto

"Gua mikirnya ngambil 5 miliar dengan tenor 6 bulan, karena gua mikirnya saat 6 bulan kemudian gua langsung bisa lunasin ni utang, gitu kan," ujarnya.

"Sebenernya gua masih nyimpen 5 miliar tabungan ya, yang mana itu cuma untuk ngebackup aja," lanjutnya.

Omen bercerita, saat awal-awal pembelian, ia cukup rajin memantau pergerakan harga aset tersebut di Trust Wallet miliknya.

Baca Juga: Aplikasi Pintu, Adopsi Crypto yang Bisa Digunakan Membeli hingga Menjual Berbagai Aset Kripto Secara Instan

Ia berkata nilai aset kripto tersebut masih menunjukkan tren positif dalam 4 bulan pertama setelah ia melakukan pembelian. Di bulan kelima, harga token mulai berfluktuasi.

Di bulan keenam, harga koin tiba-tiba anjlok dan Omen tidak bisa melakukan penjualan ataupun penarikan.

"Jadi pas bener-bener gua mau jual itu gak bisa diapa-apain, kayak ke-lock, error terus, gua gak ngerti," kata dia.

Baca Juga: Isu KDRT Rizky Billar Terhadap Lesti Mencuat, Nilai Kripto Leslarverse Kini Turun Drastis

Koin tersebut, menurut Bro Omen, memiliki mekanisme lock aset tersendiri. Pemilik diminta mengunci asetnya selama 6 bulan. Setelah 6 bulan, token tersebut baru bisa dijual.

"Koin ini sistem kerjanya gua beli sekarang, terus 6 bulan di-lock. Jadi gak bisa jual. Cuman dijanjikan di webnya itu 6 bulan kemudian, yaitu bulan Agustus kemaren harusnya, itu bisa lu jual."

Sayangnya, harapan Bro Omen kandas. Alih-alih panen cuan hasil all in, dia malah disapa nestapa lantaran aset kripto tersebut tak bisa ditarik.

Baca Juga: Astaga! Hacker Korea Berhasil Curi Rp5,7 Triliun Mata Uang Kripto

Ia pun berharap curhatannya tersebut bisa menggugah sekaligus menggaet peminat yang hendak membeli akun YouTube miliknya.

"Dengan video ini harapan gua yang mungkin bakal bisa jadi jalan juga untuk gua bisa jual channel ini dijual, jadiin uang lah intinya," kata dia.

Reporter Admin
Editor Hengky Sulaksono