AYOJAKARTA.COM - Berita mengejutkan datang dari seorang pria lulusan SMA yang berhasil menjadi dokter gadungan di RS PHC Surabaya.
Pria tersebut bernama Susanto yang hanya lulusan SMA namun berhasil menipu HRD RS PHC Surabaya hingga diterima menjadi dokter selama dua tahun.
Dari aksinya selama menjadi dokter gadungan di RS PHC Surabaya, Susanto mendapatkan gaji bulanan sebesar Rp 7,5 juta.
Selain gaji, pria yang melakukan penipuan ini juga mendapat tunjangan lainnya.
Baca Juga: Viral Lagu Halo-halo Bandung Diduga Dijiplak Malaysia. Cuma Ganti Lirik Doang?
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @undercover.id pada Selasa (12/9/2023), Susanto mengawali aksinya pada April 2020.
Saat itu, RS PHC sedang membuka lowongan untuk tenaga medis bagian Tenaga Layanan Clinic sebagai Dokter First Aid.
Melihat peluang karier tersebut, timbul rasa ingin melamar dari Susanto lalu kemudian mencari data dokter yang sesuai kriteria yang ia dapatkan di internet dan akan digunakan untuk melamar.
Akhirnya, pria tersebut menemukan data milik dr Anggi Yurikno dan ia pun langsung mengubah fotonya.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Ikan Shisamo yang Viral karena Jadi Makanan Favorit Cipung, Ternyata Kaya Nutrisi Lho!
Identitas milik dr Anggi Yurikno inilah yang kemudian dipakai untuk melamar ke RS yang bersangkutan.
Susanto mengaku bahwa dirinya melamar melalui email.
“Saya melamar via email, saya dapatkan via internet file-filenya. File yang saya ambil dari internet saya buat daftar ke PHC,” katanya.
Aksi penipuannya rupanya berhasil, ia mendapatkan panggilan interview secara daring yang digelar pada 13 Mei 2020.
Baca Juga: Viral Momen Refly Harun Dilempar Botol saat Mengisi Diskusi Kebangsaan Bareng Rocky Gerung
Untuk meyakinkan HRD, ia pun memalsukan foto dari satu bandel data seperti lampiran CV yang berisikan Surat Izin Praktik (SIP) Dokter, Ijazah Kedokteran, KTP, sertifikat Hiperkes yang ia dapatkan dari media sosial Facebook dan website Fullertoon.
Akhirnya, ia pun diterima dan bekerja sebagai Dokter Hiperkes Fulltimer pada PHC Clinik dan ditugakan di klinik K3 PT Pertamina EP IB Cepu pada 15 Juni 2020 hingga 31 Desember 2022.
Aksi penipuan tersebut kemudian menuai banyak respons dari warganet.
Tak sedikit warganet yang keheranan atas aksi tipu-tipunya.
“Ini siapa yang blo*n? siapa yang pinter? hadeh,” kata @hellxxxx.
“Ini si bapak yang emang pro atau HRD yang masih magang yah?” kata @abraxxxx.***