AYOJAKARTA.COM -- Publik baru-baru ini digegerkan dengan sebuah penampakan ikan raksasa yang disebut 'Ikan Kiamat' di lepas pantai timur Taiwan.
Temuan 'Ikan Kiamat' ini cukup langka karena ikan tersebut ternyata merupakan ikan Oarfish yang umumnya ditemukan di perairan laut dalam.
Menariknya momen ini sempat diabadikan dalam sebuah video oleh sekelompok penyelam.
Baca Juga: Momen Libur Nasional Hari Kemerdekaan RI ke-78 Bisa Libur sampai 5 Hari
Dalam video itu terlihat ikan raksasa dengan panjang sekitar enam kaki dan tampak dari bagian tubuhnya ada beberapa bekas gigitan Hiu.
Oarfish sendiri adalah spesies penghuni lautan dalam di zona mesopelagik, di wilayah yang terletak antara 200 meter atau sekitar 658 kaki hingga 1.000 meter atau 3.280 kaki di bawah permukaan laut.
Penampakan ini menjadi geger karena publik sering mengaitkan dengan legenda lokal sebagai pertanda akan adanya bencana alam.
Diketahui dalam budaya Jepang, oarfish sering dipuja sebagai Utusan dari Istana Dewa Laut dan menjadi pertanda sebagai malapetaka yang akan datang.
Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah Mudah untuk Kerja di BUMN, Gaji dan Karir Menjanjikan
Kemunculan Oarfish pun diyakini sebagai sebuah tanda malapetaka yang akan datang seperti gempa bumi dan tsunami.
Oleh karena itu, ikan Oarfish pun kerap disebut sebagai "Ikan Kiamat" atau "Ikan Gempa".
Lantas benarkah mitos 'Ikan Kiamat' tersebut?
Hingga saat ini, belum ada penelitian lebih lanjut yang menyebutkan bahwa kemunculan ikan Oarfish ke permukaan merupakan sebuah pertanda bencana alam.
Adapun alasan ikan Oarfish terlihat di perairan dangkal itu karena ada beberapa faktor.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Mahasiswanya Paling Banyak Drop Out
Ikan Oarfish ini bisa naik ke permukaan karena faktor perubahan suhu, sedang sakit, atau adanya gangguan dari predator.***