Viral

Bocah 6 Tahun Meninggal Usai Disuntik, Sang Ayah Sebut Dokter Tidak Minta Izin Saat Memberikan Obat

Oleh: Nisrina Harum Lestari Sabtu 24 Jun 2023, 17:52 WIB
Seorang anak berusia 6 tahun berinisial AGM di Malang, Jawa Timur, meninggal dunia saat di rawat di Rumah Sakit Prasetya Husada.

AYOJAKARTA.COM – Seorang anak berusia 6 tahun berinisial AGM di Malang, Jawa Timur, meninggal dunia saat di rawat di Rumah Sakit Prasetya Husada.

AGM meninggal dunia diduga setelah menerima suntikan obat ketika berada di rumah sakit.

Ayah AGM, Imam Jazuli, menceritakan bahwa sebelum datang ke rumah sakit sang anak hanya mengeluh mual.

Pada saat itu, Imam Jazuli melihat bahwa kondisi sang anak masih stabil sebelum dibawa ke rumah sakit.

Hal ini terlihat dari AGM yang masih mampu berjalan dan bisa diajak berkomunikasi.

Baca Juga: 15 Tanda Ajal Sudah Dekat, Biasanya Muncul 40 Hari sebelum Meninggal

“Kondisi AG pada saat itu masih stabil hanya yang dikeluhkan itu mual. Pada saat mau berangkat aja dia masih bisa jalan, mencari sandalnya, dan masuk mobil,” cerita Imam Jazuli dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu, 24 Juni 2023.

Setelah sampai di rumah sakit, AGM langsung diinfus oleh tim medis karena mengalami dehidrasi.

Tak lama kemudian, AGM diberikan suntikan obat sebanyak dua kali oleh dokter.

Imam mengatakan bahwa dirinya kaget ketika melihat tubuh sang anak langsung bereaksi usai mendapatkan suntikan obat.

Baca Juga: Waspada! Virus Rabies pada Hewan Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Hanya Dalam Waktu Singkat Ini

“Setelah pemberian inject 2 kali, diinfus, itu langsung tindakannya begitu ada reaksi pada tubuh anak saya. Ini yang saya bingung, reaksinya langsung. Cuma berapa menit akhirnya di jantung dan anak saya meninggal,” katanya.

Imam juga menjelaskan bahwa pada saat itu tidak ada tenaga medis yang meminta izin kepadanya untuk memberikan suntikan obat kepada sang anak.

Diketahui, obat yang disuntikan kepada AGM adalah obat mual.

“Setelah infus masuk dan pemberian obat itu antara 5 menit. Yang kedua pemberian obat itu tidak menjelaskan dan minta izin ke saya, tiba-tiba langsung bilang disuntik obat mual, langsung dikasih suntikan,” jelasnya.

Akibat dari peristiwa ini, pihak keluarga meminta pertanggungjawaban dari Rumah Sakit Prasetya Husada.

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam