AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini ramai di TikTok soal istilah "kerja kelompok viral di kuburan" membuat penasaran warganet.
Beberapa akun TikTok mengunggah video dan diberi narasi kerja kelompok di kuburan.
Video ini tengah viral di TikTok dengan pencarian kerja kelompok di kuburan atau kerja bareng di kuburan.
Terlihat dalam video ada satu perempuan berbaju hitam dan memakai celana olahraga yang diduga tengah mengerjakan tugas.
Baca Juga: Hati-hati! Modus Penipuan Via TikTok Shop, Usai Bayar Ada Chat Wa Kirim Link untuk Verifikasi Data
Keterangan dalam video tersebut disebutkan bahwa tengah mengerjakan kerja kelompok di kuburan.
Dalam video lain di YouTube, seorang YouTuber dengan nama akun GIFFME TV membahas mengenai kerja kelompok viral di kuburan.
“Dalam video satu wanita pakai baju hitam dan kayak celana olahraga ya dan mereka kerja kelompok, ya tapi gue nggak tau apakah benar itu di kuburan atau hanya lahan kosong gue nggak tau,” ujar YouTuber tersebut, dikutip Rabu, 7 Juni 2023.
Ia pun mengungkapkan bahwa awalnya perempuan dalam video viral kerja kelompok di kuburan terlihat sedikit mengerjakan sesuatu karena membawa sebuah catatan dan alat tulis.
Kemudian tiba-tiba ada seorang pria menyodorkan organ pribadinya kepada perempuan dalam video.
Meskipun dalam video disebutkan bahwa sedang melakukan kerja kelompok di kuburan tetapi tidak terlihat ada tanda-tanda batu nisan di video tersebut.
Padahal seperti halnya kuburan pada umumnya pasti akan mendapati banyak batu nisan di sekelilingnya.
Ternyata kerja kelompok di kuburan ini memiliki maksud lain yang seharusnya tidak dipertontonkan.
Video tersebut memperlihatkan bahwa ada dua sosok laki-laki dan perempuan, yang diduga masih seorang pelajar yang tengah melakukan hal senonoh di salah satu tempat dan dengan sengaja direkam.
Kejadian ini seharusnya tidaklah terjadi apalagi termasuk dalam tindakan asusila yang tentunya sangat melanggar moralitas.
Apalagi tindakan tersebut dilakukan oleh anak yang diduga masih di bawah umur dan masih dalam masa sekolah.
Hal tersebut sangat tidak layak untuk ditiru dan dipertontonkan, dan jangan coba-coba untuk mencari link video tersebut.***