Viral

KEJI! Rahim Gadis Usia 15 Tahun Terancam Diangkat Akibat Diperkosa 11 Orang, Pelaku Ada Oknum Brimob-Kades?

Oleh: Linda Wati Selasa 30 Mei 2023, 06:25 WIB
Illustrasi

AYOJAKARTA.COM - Kejadian mengenaskan menimpa seorang gadis berusia 15 tahun di Kabupaten Parigi Moutung (Parimo), Sulawesi Tengah.

Gadis berusia 15 tahun tersebut menjadi korban pemerkosaan dari sebelas orang pria. Akibat dari pemerkosaan tersebut, rahim gadis 15 tahun itu terancam diangkat.

Mirisnya, pelaku pemerkosaan pada gadis berusia 15 tahun itu terduga diantaranya merupakan orang terpandang di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Dengan Suara Bergetar Natasha Rizky Tepis Tudingan Miring kepada Desta: Saya Saksi Hidupnya, Beliau Baik...

Diduga pelaku diantaranya satu anggota Brimob, Kepada Desa (Kades) dan juga Guru.

Dikutip dari akun Instagram @ctd.insider pada Selasa, 30 Mei 2023, peristiwa memilukan tersebut telah terjadi sejak April 2022 di beberapa lokasi di Parigi Moutong.

Pendamping hukum korban menyebut bahwa korban kenal pada para pelaku setelah adanya banjir bandang di Desa Toroe pada 2022.

“Jadi tahun kemarin (2022) itu ada banjir bandang di Desa Toroe itu kalau tidak salah di Parimo. Jadi dia (korban dari kampungnya di Poso) ikut bawa bantuan dengan kawannya. Nah disitulah perkenalan dengan para pelaku,” ujar pendamping hukum korban dari UPT DP3A Sulteng.

Baca Juga: Warga Cikarang Barat Dibuat Terperanjat dengan Penemuan Bayi Mungil di Depan Rumah, Ini Surat Wasiat Ibunya

Dikutip dari ctd.insider, Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono menjelaskan, korban diperkosa dengan cara diiming-iming imbalan mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu.

Lalu barter dengan makanan, pakaian, dan juga pernah diberikan handphone.

Pihak kepolisian menyebut bahwa sepuluh dari sebelas orang terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun baru lima orang yang dilakukan penahanan, sedangkan lima orang lainnya masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

Baca Juga: Hadiri Sidang Perdana Perceraian Bersama Natasha Rizki, Desta Mengaku Capek, Kenapa? 

Kemudian satu orang lagi yang diketahui berprofesi sebagai Brimob berinisial HST yang diduga terlibat masih dalam proses pendalaman dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Sampai saat ini kan masih sebatas pengakuan korban, sehingga kita masih mencari keterangan dari saksi lainnya atau bukti lainnya untuk memperkuat dan mendukung keterangan korban bahwa oknum Brimob yang dimaksud ini terlibat,” tutur Yudy.

Sementara itu, korban kini sedang menjalani perawatan intensif di RS Palu karena mengalami insersi akut di rahim dan menderita tumor.

Rahim korban terancam diangkat.***

Reporter Linda Wati
Editor Jinan Vania Barizky