AYOJAKARTA.COM--Kabar membanggakan datang dari putra bangsa yang berhasil mengharumkan nama Indonesia sekali lagi di dunia pendidikan.
Seorang Mahasiswa asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Munjizun berhasil meraih prestasi membanggakan di Amerika Serikat (AS) dengan meraih gelar doktor.
Ahmad Munjizun bahkan menjadi sorotan warganet karena kisah inspiratif yang ia bagikan dalam pidato kelulusannya.
Apalagi ketika menyampaikan pidatonya, Ahmad Munjizun tidak menggunakan teks. Hal itu pun mengundang kekaguman dari warganet.
Dalam pidatonya, Ahmad Munjizun bercerita bahwa ketika kecil ia adalah penggembala kuda bersama dengan orang tuanya di Lombok.
"Saat kecil, saya tumbuh dengan memelihara hewan, seperti kuda, sapi. Aku awalnya juga tidak bisa berbahasa inggris," kata Jizun yang dikutip dari YouTube tvOneNews.
"Aku jauh dari rumah dan tidak memiliki keluarga di sini. Tetapi aku punya teman-teman di sini. Terima kasih untuk kalian yang telah menyediakan pundak ketika aku menangis di saat down,” katanya sambil tangannya menunjuk ke arah teman-temannya.
Tidak lupa juga dalam pidatonya, Jizun juga menyempatkan untuk menyapa keluarganya yang jauh di Indonesia.
“Untuk motivator dan inspirator terbaik dalam hidupku yang selalu ada. Yaitu bapak ibuku dan semua saudaraku. Terima kasih untuk mendukungku dan mengantarkanku sampai titik ini dan menjadikanku diriku hari ini. Tanpa kalian aku tidak akan berada di sini hari ini,”tambahnya.
Ahmad Munjizun sendiri merupakan seorang putra yang besar di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah.
Ia berhasil menyelesaikan gelar doktor (S3) Ilmu Kehewanan di Amerika Serikat dengan spesifikasi Equine Science atau ilmu tentang kuda.
Baca Juga: Penampakan Rumah Kucing Super Mewah, Miliki Tangga untuk Nongkrong hingga Bikin Insecure Warganet
Jizun diketahui sebelum menyelesaikan kuliah S3 nya di North Carolina University, Amerika Serikat dengan beasiswa fulbright.
Ia adalah seorang mahasiswa lulusan dari S1 Peternakan Universitas Mataram dan melanjutkan pendidikan S2-nya di Universitas Queensland, Australia.