Viral

Buntut Viral Husein Ali Rafsanjani, Ridwan Kamil Nonaktifkan Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani Sementara

Oleh: Cita Aryani. M Minggu 14 Mei 2023, 06:53 WIB
Guru ASN Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani (kiri), menunjukkan keahliannya bermain musik di depan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

AYOJAKARTA.COM - Viralnya guru muda bernama Husein Ali Rafsanjani yang mengundurkan diri sebagai anggota PNS setelah melaporkan dugaan pungli menarik perhatian publik saat ini.

Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani direkomendasikan untuk dinonaktifkan dari jabatannya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengklaim kalau dirinya sudah mendengar laporan tersebut dan kemudian ia bertemu langsung dengan Husein Ali Rafsanjani.

"Saya sudah mendengarkan, ada laporan tertulis dari BKPSDM Pangandaran dan bertemu langsung dengan Huseinnya," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Bertemu Ridwan Kamil, Husein Ali Rafsanjani: Saya Bangga Akan Profesi Saya dan Akan Berjuang Atas Nama Profesi

Selain itu, ia juga menugaskan Inspektorat dan tim Saber Pungli Jabar untuk datang ke menelusuri masalah Husein Ali Rafsanjani ini.

"Saya sudah menugaskan Inspektorat dan Saber Pungli Jabar untuk datang ke Pangandaran untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi. Hasilnya belum tahu tapi sudah di tugaskan," kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga merekomendasikan Kepala BKPSDM Pangandaran untuk dinonaktifkan dari jabatannya selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Saya sudah rekomendasikan, Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran diberhentikan dulu sementara, " katanya.

Baca Juga: Buntut Aduan Husein Ali Soal Dugaan Pungli, Kepala BKPSDM Jawa Barat Dicopot, Bupati dan Gubernur Tawarkan Ini

Selanjutnya, orang nomor satu di Jawa Barat ini menjelaskan bahwa seandainya kasus pungli yang dihadapi Husein Ali Rafsanjani ini terbukti maka Kepala BKPSDM Pangandaran akan mendapatkan sanksi.

"Nanti kalau terbukti, ada jalur sanksi sesuai perundangan," ucapnya dikutip AyoJakarta.com pada Minggu (14/5/2023) dari YouTube Kompas TV.

Namun jika selama proses berlangsung tidak menemukan adanya kecurangan yang dimaksud, Ridwan Kamil akan mencarikan solusi terbaik untuk kedua belah pihak.

"Kalau tidak terbukti, direkonsiliasi dengan solusi. Solusinya terserah yang paling nyaman buat semua pihak," tutup Ridwan Kamil.***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Fathul Amanah