AYOJAKARTA.COM -- Bus pariwisata yang mengangkut rombongan peziarah asal Tangerang Selatan mengalami laka di kawasan wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah.
Dalam kecelakaan bus pariwisata tersebut, sebanyak 1 orang telah dinyatakan meninggal dunia serta puluhan lainnya masih harus menjalani perawatan.
Sebagaimana diketahui publik dari rekaman video amatir, bus pariwisata yang sedang dalam kondisi standby mendadak meluncur sejauh sekitar 100 meter.
Baca Juga: Heboh Isu Bus Masuk Jurang di Guci gara-gara Bocah Iseng Main Rem, Kapolres Tegal Beberkan Hal Ini
Bus pariwisata yang berisi 37 penumpang juga diketahui sempat terguling beberapa kali sebelum akhirnya terperosok ke dalam jurang setinggi 5 meter dari badan jalan.
Penyebab kecelakaan Bus pariwisata di Guci
Terkait dengan penyebab kecelakaan bus pariwisata tersebut, sempat terdengar kabar diakibatkan seorang penumpang anak yang memainkan rem tangan.
Dengan adanya dugaan kabar tersebut, di hadapan awak media Kapolres Tegal AKBP Mohamad Sajarod memberi tanggapan.
Menurut Kapolres Tegal, sampai dilakukan penyelidikan mendalam, pihak kepolisian belum bisa memberikan kepastian penyebab.
“Untuk saat ini, terkait informasi tersebut masih kami dalami, apakah betul atau tidak ada anak kecil yang memainkan rem tangan,” jelas Kapolres.
Baca Juga: INNALILLAHI! Korban Tewas Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal Bertambah
Lebih lanjut, AKBP Mohammad Sajarod berjanji akan memberikan informasi terkait dengan kebenaran dugaan tersebut setelah dilakukan pendalaman.
Guna melakukan pendalaman, pihak kepolisian Tegal pada Senin kemarin telah berupaya melakukan pengangkatan badan bus dari dalam jurang dengan menggunakan crane.
Sehubungan dengan adanya kabar yang menyebut bahwa penumpang anak memainkan rem tangan, panitia wisata ziarah memberi sanggahan.
Menurut Didi Sumardi yang merupakan panitia pelaksana wisata religi dengan peserta anggota majelis taklim, informasi tersebut tidaklah benar.
Pernyataan Didi didasarkan pada penuturan penumpang yang berada di deretan depan yang tidak jauh dari kursi pengemudi.
“Penjelasan dari korban selamat di bangku kedua atau ketiga, di depan itu tidak ada sama sekali yang memainkan rem tangan,” jelas Didi.
Lebih lanjut Didi menegaskan bahwa sebelum peristiwa kecelakaan terjadi, tidak ada anak kecil yang memainkan rem tangan ataupun setir mobil.
Menyikapi kecelakaan bus pariwisata yang dialami oleh warganya, Pemerintah Provinsi Kota Tangerang Selatan ikut memberi tanggapan.
Di hadapan awak media, Benyamin Davnie selaku Walikota Tangerang Selatan berjanji akan menanggung penuh biaya pengobatan.
Baca Juga: Viral Video Detik-detik Kecelakaan Bus di Guci Tegal Masuk Jurang, 1 Korban Dinyatakan Tewas
“Kami Pemprov tentunya akan menanggung seluruh biaya yang ditimbulkan,” jelas Benyamin Davnie.
Selain para korban luka, Benyamin juga menjelaskan bahwa keluarga korban meninggal akan mendapatkan biaya santunan.
Demikian informasi terbaru kecelakaan bus pariwisata yang dikutip Ayojakarta pada Selasa, 9 Mei 2023 dari kanal Youtube Kompas TV.***(Karseno AJ)