AYOJAKARTA.COM - Ustaz Faizar yang terkenal sebagai seorang peruqyah turut angkat suara perihal kabar anak 3,5 tahun di Subang yang hilang.
Kabarnya Ustaz Faizar bersama timnya turut meninjau ke lokasi kejadian hilangnya anak umur 3,5 tahun di Subang itu.
Menurut penalarannya, Ustaz Faizar melihat ada sungai dengan air yang tinggi sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari YouTube SuGensa Art, Sabtu (6/5/2023).
"Ini ada sungai tapi bukan sungai yang mengalir deras. Airnya tinggi, tunggu aja beberapa hari ke depan, kita doakan insya Allah anaknya kembali ke kedua orang tuanya dengan selamat, sehat walafiat tanpa kurang apapun," ungkap Ustaz Faizar.
Baca Juga: Sambangi Keluarga yang Anaknya Hilang di Subang, Ustaz Muhammad Faizar: Jin Unjuk Rasa Kena Fitnah
Saat melihat ke lokasi kejadian, Ustaz Faizar bertemu langsung dengan pihak keluarga anak yang hilang itu dan menerima pesan.
"Pesannya dari keluarganya, banyak yang hoaks dari video-video itu. Jangan mudah percaya karena itu malah bikin beban keluarganya makin tambah parah," ujar Ustaz Faizar.
Pasalnya di media sosial beredar beberapa video tentang kabar hilangnya anak usia 3,5 tahun yang hilang di Subang.
Menurut Ustaz Faizar berbagai cerita seolah direkayasa oleh para content creator yang sebenarnya tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
"Video yang ada anak teriak-teriak tapi enggak ada wujudnya itu hoaks, sudah dikonfirmasi langsung sama ibunya," ungkap Ustaz Faizar.
"Kemudian yang katanya dari loteng anaknya sudah ketemu itu hoaks juga. Hati-hati banyak orang yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, orang lagi kena musibah malah dijadiin konten," sambungnya.
Baca Juga: Ternyata! Viral Suara Horor Diduga Anak HIlang di Subang, Ini Penjelasan Ustaz Faizar!
Bahkan Ustaz Faizar menuturkan bahwa sesepuh desa setempat merasa dirugikan karena pasca kejadian itu desanya dianggap angker.
"Sesepuh desa itu sangat merasa dirugikan, seolah-olah desanya angker dan menakuti-nakuti warga sekitar. Bapak-bapak yang mau kerja ke kebun jadi takut, takut digondol jin, ngawur ya tangan-tangan iseng," jelas Ustaz Faizar.
Ustaz Faizar menilai yang sebenarnya setan adalah mereka yang dengan sengaja merekam, menyebarkan berita tersebut bahkan ada yang sengaja membuat konten palsu.
"Yang menyebarkan hoaks itu setan lebih dari setan. Sudah nakut-nakuti menambah beban pikiran dari keluarga korban, coba kalau antum punya anak, anaknya hilang nauzubillah kemudian malah dikontenin, kontennya palsu lagi, gimana perasaannya?," ujar Ustaz Faizar.
Baca Juga: Misteri Anak Hilang di Subang Mulai Ada Titik Terang? Wirang Birawa Kantongi Temuan Baru: Saya Masih Meyakini…
Namun saat Ustaz Faizar ditanya terkait kemana hilangnya anak itu, ia menjawab tidak tahu dan meminta agar terus doakan yang terbaik.
"Enggak tahulah, makanya kita doakan lagi dicari kemananya enggak tahu, serahkan ke Allah kemudian ke para aparat, pihak berwenang. Saya dukung Polri untuk ngusut tuntas kasus ini," ungkap Ustaz Faizar.
Bahkan bapak dari anak yang hilang itu sampai mengeluh kepada Ustaz faizar terkait berbagai oknum yang dengan sengaja merekamnya untuk konten tapi tidak memikirkan peasaannya.
"Bapaknya sampai ngeluh ke saya, kami ini sedang kena musibah ko dikontenin, kalau niat doa-doa, enggak usah direkam-rekam, muka saya diekspos, kasian tertekan itu," ujar Ustaz Faizar.***