AYOJAKARTA.COM -- Belakangan ini nama Aditya Hasibuan, Ken Admiral dan AKBP Achirudin Hasibuan tengah jadi perbincangan warganet.
Aditya Hasibuan anak AKBP Achirudin Hasibuan terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan kepada Ken Admiral yang seorang Mahasiswa.
Aditya Hasibuan menganiaya Ken Admiral di rumahnya yang ditonton beberapa orang termasuk AKBP Achirudin Hasibuan, ayah pelaku.
Baca Juga: Ibunda Aditya Hasibuan Terusik dengan Akun Twitter yang Buat Video Penganiayaan Anaknya Viral!
Video penganiayaan anak perwira Polisi itu pun tersebar luas di sosial media.
Banyak masyarakat yang mengecam dan menyayangkan sikapnya yang arogan karena sampai membuat korban tersungkur di lantai dengan berdarah-darah.
Atas kasusnya yang viral itu, akhirnya Ibunda Aditya Hasibuan turut membuka suara.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Kamis, 27 April 2023 berikut ulasannya.
Berdasarkan berita yang beredar, AKBP Achirudin sempat meminta dibawakan senjata laras panjang pada kejadian penganiayaan tersebut.
Baca Juga: BOCOR! Chat Aditya Hasibuan dan Ken Admiral Sebelum Penganiayaan Tunjukkan Sudut Pandang Lain, Apa?
Namun Yety Kurniati, Ibu Aditya Hasibuan menyebut bahwa tidak ada senjata laras panjang.
“Anak saya itu hanya menyebutkan tidak ada senjata, saya kan tidak ada di tempat yah,” kata Yety.
Kemudian terkait sang suami yang tidak melerai kekerasan tersebut, Yety mengungkapkan bahwa maksudnya adalah untuk membiarkan agar keduanya sama-sama puas saat berduel.
Dan setelah selesai keduanya akan didamaikan dan korban akan diobati serta ditawarkan makanan.
“Kalau untuk tidak meleraikan itu karena mereka saling kedua belah pihak ingin berduel dilanjutkan aja sampai selesai kalau udah puas akhirnya mereka akan didamaikan disitu dan diobatin diajak untuk ya dikasih makan sikit-sikit lah gitu untuk menghilangkan rasa kesal,” ujarnya.
Hingga akhirnya kedua pihak pun melaporkan ke Polisi.
Menurut Yety, kejadian kekerasan tersebut bukanlah sebuah penganiayaan melainkan duel antara dua pemuda.
“Itu kan ada chat-chatan juga bahwa sudah selesai gitu tapi saya juga tidak tahu akhirnya Ken melapor ya anak saya juga melapor padahalkan itu intinya bukan penganiayaan tapi duel antara dua pemuda,” kata Yety.***(Linda Wati)