AYOJAKARTA.COM -- Sosok perempuan mengakibatkan insiden mengejutkan terjadi saat Komisi III DPR RI Rapat Kerja dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (KAPOLRI).
Seorang perempuan viral tersebut merupakan korban investasi bodong yang telah lama kasusnya belum juga tuntas sampai saat ini.
Oleh sebab itu perempuan tersebut menerobos jalannya rapat Komisi III DPR RI Rapat Kerja dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (KAPOLRI).
Perempuan tersebut dengan histeris menumpahkan kekesalannya atas lambatnya penanganan kasus investasi bodong yang menimpa dirinya.
Dalam teriakan histerisnya, dia meminta agar kasusnya segera ditindaklanjuti dan menuntut keadilan.
Korban investasi bodong tersebut mengklaim bahwa ia telah melapor ke pihak kepolisian, namun kasusnya yang sudah berjalan selama dua tahun belum juga mendapat penyelesaian.
Setelah membuyarkan rapat, korban investasi bodong tersebut akhirnya diamankan oleh Tim Pengamanan DPR.
Namun tidak sia-sia perempuan tersebut dapat perhatian oleh Listyo Sigit Prabowo selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atas aksinya menerobos jalannya rapat Komisi III DPR RI Rapat Kerja dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (KAPOLRI).
"Tidak apa-apa habis ini langsung ketemu saya saja nanti biar ditindak lanjuti," Ujar Listyo Sigit Prabowo selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTv.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit pun menugaskan Kabareskrim Komjen Agus untuk menindaklanjuti laporan korban, serta memfasilitasi korban bertemu dengan Kabareskrim Polri usai Rapat Kerja Komisi III dan jajaran Polri.
Insiden ini kembali memperlihatkan maraknya kasus investasi bodong di Indonesia yang berdampak buruk pada banyak orang.
Hal ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan dan penindakan yang tegas terhadap praktik-praktik investasi bodong yang merugikan masyarakat.***(Muhammad Lazuardi Iman)