Viral

CANGGIH! Bocor Begini Cara Marketing Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Berhasil Gaet Pasien dari Jawa Sumatra

Oleh: Admin Kamis 06 Apr 2023, 16:52 WIB
Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Mbah Slamet

AYOJAKARTA.COM –- Belakangan nama Mbah Slamet berhasil gegerkan publik dengan ulah biadabnya viral di sosial media.

Mbah Slamet adalah sosok viral yang mengaku sebagai dukun pengganda uang yang berasal dari Banjarnegara.

Slamet Tohari atau Mbah Slamet, diketahui melakukan praktik perdukunan di kampung halamannya, di Desa Talun, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Baca Juga: BOCOR! Ternyata Ini Daerah Asal Para Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Mbah Slamet Beri Pengakuan Ini

Tak hanya menjalankan praktik dukun palsu dengan kedok dapat menggandakan uang, Mbah Slamet bahkan tega membunuh klien-nya dengan keji.

Dukun pengganda uang tersebut bahkan menghabisi 12 nyawa pasiennya dengan cara diracun lalu dikubur di ladang milik orang tua Slamet Tohari atau Mbah Slamet.

“Dari 12 korban, yang diambil baru satu yaitu yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat,” Kata Kapolres Banjarnegara tersebut.

Dilansir dari kanal Youtube TvOneNews oleh AyoJakarta.com pada 6 April 2023, hasil identifikasi daerah para korban dukun pengganda uang ternyata mengejutkan.

Baca Juga: Selain Mbah Slamet, Inilah Deretan Praktik Dukun Palsu Pengganda Uang di Indonesia yang Berujung Kriminal

Tak hanya berasal dari daerah sekitar Jawa Tengah saja, hal tersebut seperti keterangan Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto yang mana korban berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ada yang berasal dari Palembang, Tasikmalaya, Sukabumi, Cirebon, Jakarta, Lampung dua orang, yang dua orang dalam satu lubang laki dan perempuan berasal dari Lampung,” ungkap AKBP Hendri Yulianto.

Adapun yang menjadi pertanyaan banyak pihak adalah bagaimana cara Mbah Slamet mmepromosikan usaha bodongnya tersebut kepada publik.

Baca Juga: WOW! Ternyata Ini Cara Mbah Slamet Yakinkan Korban Dapat Gandakan Uang, Kata Ki Narto: Ada Tim Marketingnya

Mbah Slamet bahkan mengaku dengan yakin bahwa Ia tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan uang, namun promo lewat sosial media Facebook dan dari mulut ke mulut yang jadi media marketingnya.

“Saya tidak bisa itu (menggandakan uang), saya bohong, lewat facebook dan omongan orang saya dikenal, mereka sanggup bawa uang. Semua ingin sugih (kaya),” kata Tohari.

Selanjutnya, Mbah Slamet mengaku bahwa ia melakukan tindak keji tersebut tanpa adanya bantuan dari pihak lain.

Yang mana, menurut pengakuannya pembunuhan tersebut dilakukan tanpa melibatkan orang lain agar skandal bejatnya tidak bocor ke telinga orang lain.***

Reporter Admin
Editor Wahyu Vitaarum