Viral

WAW! Punya Durasi Terlama, Gerhana Matahari Hibrid Akan Terjadi di Indonesia? Cek Ini Tata Cara Salat Gerhana

Oleh: Muhammad Lazuardi Iman Senin 03 Apr 2023, 19:42 WIB
Salat Gerhana - fenomena Gerhana Matahari Hibrid

AYOJAKARTA.COM -- Gerhana Matahari Hibrid yang terjadi pada 20 April 2023/29 Ramadhan 1444 H akan menjadi peristiwa yang spektakuler dan memukau di seluruh wilayah Indonesia kecuali sebagian daerah di provinsi Aceh.

Gerhana Matahari ini akan dimulai dengan Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Samudra Hindia sebelum mencapai Australia dan kemudian berganti dengan Gerhana Matahari Total (GMT) sebelum berakhir dengan Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Samudra Pasifik di wilayah laut Mikronesia.

Menurut data, Gerhana Matahari Total (GMT) akan melewati beberapa wilayah di Indonesia seperti Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Papua, dan Papua Barat.

Baca Juga: Sempat Ngotot Tak Bersalah! Rafael Alun Kini Mati Kutu Usai Ditetapkan Jadi Tersangka OTT: Berserah Pada KPK

Sementara itu, wilayah lain seperti Sulawesi, Kalimantan, Jawa, dan Sumatra hanya akan dilintasi jalur Gerhana Matahari Sebagian (GMS) dengan obsukrasi antara 0.0136 hingga 99.0596.

Kontak Awal Gerhana di Indonesia akan dimulai antara jam 09:25:29 - 10:42:44 WIB dan Kontak Akhir Gerhana antara jam 10:53:39 - 13:30:42 WIB.

Melalui surat pengumuman fenomena gerhana matahari Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) menjelaskan bahwa gerhana matahari tersebut berjangka waktu paling lama tiga jam lebih.

Baca Juga: KACAU! Selain Insial R, IAW Bocorkan Adanya Dugaan 30 Artis yang Terlibat Dalam Aliran Dana Rafael Alun?

"Durasi Gerhana di Indonesia diperkirakan antara 10 menit 55 detik hingga 3 jam 10 menit 32 detik," hal tertuang dalam surat edaran PERSIS.

Dalam hubungannya dengan kejadian Gerhana Matahari tersebut, Persatuan Islam dan kaum Muslimin di seluruh Indonesia disarankan untuk melaksanakan shalat gerhana pada waktunya untuk memperoleh keberkahan.

Untuk keseragaman pelaksanaan shalat gerhana, khususnya daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten dan sekitarnya, diatur sebagai berikut:

Mulai Takbir pada pukul 09:35 WIB dan Salat Gerhana pada pukul 10:00 WIB.

Namun, untuk daerah lain, pelaksanaan shalat gerhana disesuaikan dengan waktu gerhana di daerahnya masing-masing.

Dengan memperhatikan data dan informasi di atas, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menyaksikan dan merasakan keindahan Gerhana Matahari Hibrid serta melaksanakan shalat gerhana dengan benar dan tepat waktu.

Baca Juga: Viral Curhatan Nenek pada Kasir Indomaret yang Menanti Kedatangan Anak di Bulan Ramadan dan Idul Fitri

Berikut ini adalah tata cara salat gerhana matahari yang dilakukan secara berjamaah:

1. Niat

Mulailah dengan niat untuk melaksanakan shalat gerhana matahari, Jika Anda menjadi imam, bacalah niat “Ushalli sunnatat gerhana matahari, dua rakaat, imaman lillahi ta’ala”.

Sedangkan jika Anda menjadi makmum, bacalah “Ushalli sunnatat gerhana matahari, dua rakaat, makmuman lillahi ta’ala”.

2. Takbiratul Ihram

Ucapkanlah takbiratul ihram (“Allahu Akbar”) untuk memulai shalat gerhana matahari.

3. Bacaan Iftitah

Setelah itu, bacalah bacaan iftitah, yaitu “Allohuakbar kabiro walhamdulillahi katsiro wa Subhanallah ibukota much nah ini wajah”.

4. Bacaan Surat Al-Fatihah dan Al-Quran

Bacalah Surat Al-Fatihah dan Al-Quran. Pada shalat gerhana matahari, Anda dapat membaca ayat Al-Quran yang lebih panjang dari biasanya.

Bacalah surah Al-Fatihah dan surah kedua dengan bacaan yang lebih pendek.

5. Ruku dan Iktidal

Lakukanlah ruku dengan mengucapkan “Subhanallah” tiga kali. Kemudian, berdirilah lagi dengan mengucapkan “Sami’allahu liman hamidah”.

Setelah itu, lanjutkan dengan iktidal dan membaca doa “Rabbana lakal hamd”.

Baca Juga: Viral Curhatan Nenek pada Kasir Indomaret yang Menanti Kedatangan Anak di Bulan Ramadan dan Idul Fitri

6. Sujud

Lakukanlah sujud dengan mengucapkan “Allahu Akbar”. Ketika sujud, bacalah doa “Subhanallah” tiga kali.

7. Bangkit Dari Sujud

Bangkitlah dari sujud dengan mengucapkan “Allahu Akbar”. Kemudian, kembali ke posisi duduk dan mengucapkan “Rabbighfirli”.

8. Sujud Kedua

Lakukanlah sujud kedua dengan mengucapkan “Allahu Akbar”. Ketika sujud, bacalah doa “Subhanallah” tiga kali.

9. Tahiyat Awal

Setelah selesai sujud kedua, bacalah tahiyat awal.

10. Salam

Berikanlah salam ke kanan dan ke kiri untuk mengakhiri sholat Gerhana Matahari.

Jangan lupa, jika hendak melaksanakan salat gerhana matahari, sebaiknya dilakukan secara berjamaah.

Selain itu, juga dianjurkan untuk membaca doa dan bersedekah.***(Muhammad Lazuardi Iman)

Reporter Muhammad Lazuardi Iman
Editor Wahyu Vitaarum