AYOJAKARTA.COM -- Perubahan iklim yang tidak menentu dan tingginya curah hujan menyebabkan salah satu kecamatan di sekitar Ibu Kota Negara atau IKN terdampak banjir langganan.
Namun, ada rumor bahwa banjir langganan di Kec. Sepaku, Kab. Penajem Paser Utara (PPU) semakin parah. Benarkah?
Dikutip dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan oleh AyoJakarta.com pada 20 Maret 2023, terjadi banjir di Kec. Sepaku yang mana berada di sekitar Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.
Informasi awalnya, Jumat, 17 Maret 2023 telah terjadi banjir dengan ketinggian beragam sekitar 20-80 cm di Kecamatan Sepaku banjir melanda Desa Binuang, Sepaku dan Kelurahan Pemaluan serta di Desa Bukit Subur Kecamatan Penajam.
Naiknya air sungai akibat hujan membuat banjir melanda daerah tersebut. Meskipun 0 korban jiwa dan pengungsi banyak rumor beredar banjir langganan di Sepaku menjadi makin parah, benarkah?
Berdasarkan keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Penajem Paser Utara pada 2021 menyatakan bahwa, banjir di kawasan Sepaku masih berpotensi kecil.
Hal ini dijelaskan oleh Marjani, Kepala BPBD Kab. Penajem Paser Utara. Menurutnya, banjir terjadi akibat dari curah hujan yang tinggi ketika air laut pasang aliran sungai-sungai tidak jalan ke arah laut.
"Namun di wilayah ini (Sepaku) kemungkinan banjir hanya terjadi setengah hari," terang Marjani.
Sementara itu, Pemerintah telah melakukan langkah pencegahan dengan membangun Bendungan Sepaku Semoi diproyeksikan sebagai infrastruktur penyediaan kebutuhan air baku dan pengendalian banjir di kawasan IKN.
Progres pembangunan bendungan saat ini 86,6% dan ditargetkan dapat mulai diisi air (impounding) pada Juni 2023.
Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi diharapkan dapat mengendalikan banjir di kawasan IKN seperti Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Penajem, Kab. Penajem Paser Utara.
Bendungan Sepaku Semoi ini telah dibangun sejak Oktober 2021, bersamaan dengan rumor terkait banjir langganan di Sepaku makin parah dan sebelum klarifikasi dari BPBD, dikutip dari ikn.go.id.***(Zharifah Ardiana)