AYOJAKARTA.COM -- Berkat seorang wanita yang merupakan ibu dari teman David, akhirnya penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy berhasil dihentikan.
Jika melihat dan mendengarkan secara jelas video penganiayaan David, terdengar suara teriakan diakhir video tersebut.
Ya, suara teriakan ‘woi’ itu merupakan suara dari ibu teman David atau saksi N yang melihat penganiayaan David di lokasi kejadian.
Melalui Penasihat Hukum saksi N, Muannas Alaidid menyampaikan bagaimana kronologi ketika kliennya melihat kejadian tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompastv pada Selasa, 7 Maret 2023 Muannas Alaidid turut membuka suara.
Muannas menyebut bahwa saksi N melihat Mario Dandy, SL dan AG berada di lokasi kejadian.
Saksi N melalui Penasihat Hukumnya juga mengungkapkan bahwa ketiganya tidak terlihat wajah sedih dan meminta pertolongan ketika David sedang terkapar.
“Saksi N ini kemudian memastikan selain pelaku MDS yang berada di lokasi kejadian, yaitu SL dan AG pada saat dia mendatangi lokasi kejadian,” kata Penasihat Hukum.
Baca Juga: Paket Lengkap, Ini Cara Salat Tasbih Nisfu Syaban di Rumah dan Masjid
“Posisi mereka itu dipastikan tidak sedang menolong korban anak D ini itu jadi nggak ada teriakan minta tolong atau nggak ada air muka sedih diantara ketiganya yang berada di lokasi kejadian selain korban,” lanjutnya.
Warganet pun menduga bahwa Mario Dandy saat itu merasa percaya diri karena kekuasaan yang dimiliki orang tuanya sehingga bisa terhindar dari jeratan hukum.
“Ya mungkin Mario sangat pede tak mungkin terjerat hukum…. karena kekuatan dan kekuasaan bapaknya,” tulis @rest**8790 dalam kolom komentar.
Kemudian Muannas Aladin menyampaikan bahwa akhirnya suami saksi N saat itu melapor pada security dan menceritakan peristiwa tersebut pada pihak Kepolisian.
Hingga kemudian anak petinggi GP Ansor ini dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau.
Akibat dari tindakan tak terpujinya itu, kini Mario Dandy dan Shane telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sedangkan AG naik statusnya menjadi pelaku yang mana sebelumnya adalah seorang saksi.***(Linda Wati)