AYOJAKARTA.COM –- Tetenger atau tonggak alias landmark Gajah Mungkur yang menjadi ciri khas Simpang Lima Sukorame, Gresik, Jawa Timur kembali mencuat ke permukaan.
Selain dijadikan bahan perundungan dan candaan warganet, keberadaan patung Gajah Mungkur tersebut juga melahirkan banyak polemik dan opini.
Pasalnya, biaya pembuatan Patung Gajah Mungkur yang dikeluarkan pemerintah setempat telah menghabiskan anggaran fantastis.
Baca Juga: Sadis PARAH! Polisi Beberkan Adegan Penganiayaan David oleh Mario Dandy: Ada Kata Free Kick
Patung gajah viral di Gresik jadi polemik
Dengan menelan anggaran hingga mencapai sebesar 1 miliar rupiah, masyarakat setempat tentu saja berharap banyak.
Tapi yang terjadi justru sebaliknya, landmark yang semula diharapkan menjadi kebanggaan warga justru menjadi perundungan di jagat maya.
Selain karena ukurannya yang imut, bentuk patung juga terlihat jelas tidak menyerupai bentuk Gajah.
Patung yang terletak di jalan Simpang Lima tersebut terdiri dari dua bagian, satu menghadap ke arah jalan dan satunya membelakangi jalan.
Niat baik pemerintah Gresik dalam membuat patung yang bertujuan untuk memperindah, justru disanggah masyarakat setempat.
“Menurut saya, kurang baguslah, kurang menarik,” Hani salah seorang warga setempat memberikan pernyataan.
Biaya pembuatan patung yang menghabiskan anggaran hingga mencapai 1 miliar rupiah juga ditanggapi oleh Hani sebagai hal yang tidak masuk akal.
Selain dinilai kurang menarik, anggaran tidak masuk akal, Hani juga menganggap bentuk patung Gajah yang justru tidak terlihat seperti layaknya gajah.
“Denger-denger sampai satu miliar, tapi nggak masuk akal lah, bentuknya gajah tapi tidak seperti gajah,” imbuh Hani.
Tanggapan Pemkab Gresik
Sehubungan dengan polemik mengenai patung Gajah Mungkur yang menjadi sorotan publik, Pemkab Gresik memberi tanggapan.
Desain Gajah Mungkur terlihat abstrak namun mempunyai nilai filosofis sendiri, terang Pemkab Gresik terkait patung gajah yang tidak menyerupai gajah.
Pemkab Gresik juga memberikan penjelasan bahwa pembuatan patung tersebut dikerjakan oleh swasta sebagai bentuk partisipasi.
“Desain seperti ini, monggo perusahaan mana yang siap, jadi yang menghitung anggaran kita tidak tahu,” jelas Lailatussadiyah selaku Asisten II Pemkab Gresik.
Patung Gajah Mungkur yang yang membuat heboh publik tersebut, merupakan sumbangan dari PT Petrokimia Gresik.
Terkait dengan biaya yang dikeluarkan dalam proses pembuatan patung, diketahui telah menelan anggaran sebesar 1 miliar rupiah.
Besarnya anggaran dan bentuk patung yang tidak sejalan dengan bayangan itulah yang kemudian membuat warganet bereaksi.
“Terbuat dari logam uru dan Vibranium ini,” komentar salah satu warganet dengan nama akun @*lif***man.
“Saya yang bayar pajak ngos-ngosan,” tulis akun @*agus**mad seperti dikutip Ayojakarta dari akun intagram @receh.fun pada Jumat, 3 Maret 2023.***(Karseno AJ)