AYOJAKARTA.COM - Putri sulung Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengaku sudah tidak tegar dalam menjalani hidup.
Seperti yang publik ketahui, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang merupakan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua telah mendapatkan vonis senin (13/02/2023).
Ferdy Sambo mendapatkan vonis berat yaitu hukuman mati dalam kasus pembunuhan Yosua tersebut.
Baca Juga: Divonis Mati! Ternyata Inilah Pertimbangan Majelis Hakim terhadap Terdakwa Ferdy Sambo
Sedangkan Putri Candrawathi memperoleh vonis hukuman penjara selama 20 tahun lamanya.
Dikutip AyoJakarta.com dari Tiktok @Citraa Daily Vlog, Trisha menilai dirinya sebagai manusia yang tidak tegar.
“Kok gue kaya manusia yang tidak tegar ya,” ucap putri sulung Sambo dan Putri dalam video tersebut.
Pernyataan Trisha tersebut sontak dikait-kaitkan dengan vonis yang dijatuhkan pada kedua orang tuanya.
Sebagai anak sulung, sudah sewajarnya Trisha merasa terbebani dengan vonis yang diterima ayah dan ibunya.
Selain melontarkan pernyataan yang mengundang pembicaraan tersebut, Trisha juga menanggapi wajahnya yang terlihat bengkak dalam unggahan video tersebut.
Seolah menampik alasan wajahnya yang bengkak akibat menangis, Trisha menjelaskan pipinya memang.
“Nggak, kalau muka memang bengkak say, ketebelan lemaknya” ujar Trisha menanggapi komentar yang menilai wajahnya bengkak.
Meskipun terlihat masih tersenyum lebar seperti tak ada beban pikiran, wajah Trisha terlihat lelah.
Dari beberapa angle yang diperlihatkan dalam video tersebut, tampak Trisha lebih banyak terdiam daripada senyum lebar.
Tak ingin terpancing emosi menghadapi komentar tersebut, Trisha memilih untuk meredamnya dengan mengatakan itu bagus.
“Ya udah, it’s okay, it’s good,” ucap Trisha Sambo.***