AYOJAKARTA.COM - Nono sang bocah jenius asal Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat bangga Indonesia.
Bocah berusia delapan tahun itu, berhasil meraih juara dalam kompetisi Matematika di kancah Internasional.
Bahkan Nono diketahui mampu menyingkirkan 7000 kandidat dalam kompetisi Matematika dari berbagai negara di dunia.
Baca Juga: Kocak! Seorang Bocah di Bangladesh Menjadi Top Global Main Petak Umpet!
Nama Nono pun menjadi buah bibir di tengah masyarakat Tanah Air.
Tak sedikit kemudian dari pada masyarakat yang mengucapkan rasa bangga atas pencapaian sang bocah asal NTT tersebut.
Atas prestasinya Nono pun mulai diundang di acara televisi di Tanah Air.
Baca Juga: Sadio Mane Pemain Bintang Bayern Munich yang Tak Lupa Kampung Halamannya!
Bocah yang kerap disapa dengan Nono ini memiliki nama lengkap yakni Caesar Archangels Hendrik Meo Thunay.
Nono diketahui lahir di Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 2 April 2015.
Lahir dari pasangan Raflim Meo Tnunai dan Nuryati Seran, dimana Ayah Nono bekerja sebagai kuli bangunan. Sedangkan ibunya merupakan seorang guru honorer.
Diketahui dari informasi lewat tayangan di salah satu media televisi swasta, Nono merupakan anak yang berbakat dan juga disiplin dalam kesehariannya.
"Nono ini kan dari tiga bersaudara mereka dari kecil itu sudah diajarkan caranya disiplin itu seperti apa, kami sebagai orang tua memberikan nasihat dan pandangan mau menjadi orang lebih baik dari bapak dan mama harus lebih disiplin," kata sang Ibu (Nuryati Seran) seperti dilansir dalam kanal Youtube TRANS TV official, Jumat (27/1/2023).
Kemudian, ibu Nono juga menyampaikan bahwa dalam kesehariannya Nono merupakan anak yang aktif.
Sebagai orang tuanya, Nuryati mengaku tidak pernah memaksakan Nono untuk belajar, hanya saja sering kali ibu Nono mengingatkan terkait tugas Nono dalam keseharian.
"Kami tidak pernah memaksakan dia untuk belajar, dia ini aktif sekali. Hanya diinginkan saja Nono kamu punya tugas seperti itu," ujarnya.
"Kalo dia capek pasti dia bermain," tambahnya.
Sebelumnya, Nono ini merupakan salah satu anak yang mendapatkan beasiswa dari Abacus Brain Gym untuk belajar sempoa secara online.
Nono diketahui mengikuti ajang ABG Internasional Mathematics Competition yang diselenggarakan oleh Internasional Abacus Brain Gym.
Dimana Nono berhasil mengalahkan 7000 peserta dari berbagai negara, dimana Nono mampu menyelesaikan soal Matematika lebih dari 15000 file dalam 1 tahun.
"Jadi Kopetensi ini dihitung pemenangnya berdasarkan jumlah file dikerjakan selama 1 tahun, dan Nono mampu menyelesaikan 1500 file lebih," kata Angie Michaela Marella tutor dari Nono.***