AYOJAKARTA.COM - Serial terbaru Netflix, The Glory yang belakangan ini sangat populer membawa efek yang besar ke dunia nyata. Pasalnya film tentang balas dendam atas pembulian tersebut membuat beberapa korban berani untuk buka suara.
Aktirs Song Hye-kyo memainkan peran Moon Dung Eun sebagai tokoh utama di film kali ini. Dalam cerita tersebut, ia mendapat perundungan pada masa remajanya hingga mengalami luka fisik dan juga psikis.
Sejak kejadian itu, Dung Eun (Song Hye-kyo) mempersiapkan rencana balas dendamnya selama 18 tahun untuk membuat teman-teman yang membulinya menderita.
Baca Juga: Mengaku Trauma Dengan Wanita, Rozy Dihujat Oleh Warganet!
Karena kepopuleran series Netflix tersebut beberapa korban pembulian mulai berani membuka suara tentang hal yang menimpa mereka. Salah satunya adalah kasus perundungan di Thailand yang dilakukan oleh seorang aktor bernama Ohm Pawat.
Sang aktor melakukan perundungan kepada seorang siswa yang mengalami gangguan autisme, bahkan Ohm diduga menyiram minuman ke wajah sang korban.
Pada tahun 2016 ketika Ohm melakukan debut, sang korban sudah telah melaporkan hal tersebut, namun, hal itu tidak ditanggapi oleh sang aktor dan juga agensinya sehingga dianggap hanya sebuah rumor belaka.
Baca Juga: Mantan Bintang Real Madrid, Gareth Bale Memutuskan Untuk Pensiun
Pada tanggal 7 Januari 2023 lalu, Ohm Pawat menggunggah permintaan maafnya di akun twitter resminya, ia pun mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa ia masih muda dan nakal.
"Saya minta maaf atas keterlambatan penjelasan. Ketika saya masih muda, saya bergaul dengan teman-teman saya dan memainkan banyak lelucon yang menyakiti mereka. Saya tidak bermaksud menyakiti mereka," jelas aktor muda tersebut.