Wisata

Stasiun Pasar Senen Mulai Ramai Jelang Libur Nataru, Tiket Kereta Api Tersisa 59 Persen?

Oleh: Indra Purwatama Selasa 17 Des 2024, 05:15 WIB
Masa angkutan Nataru 2024-2025 dijadwalkan akan berlangsung selama 18 hari mulai dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

AYOJAKARTA.COM - Suasana di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, mulai ramai jelang libur Nataru.

Mayoritas para penumpang memanfaatkan kereta api untuk mudik atau berlibur ke kampung halaman.

Masa angkutan Nataru 2024-2025 dijadwalkan akan berlangsung selama 18 hari mulai dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan 75 kereta api serta 306 perjalanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan Nataru.

Namun, hingga saat ini belum ada aktivitas masyarakat yang signifikan dalam melakukan perjalanan jelang libur Nataru.

PT KAI telah membuka penjualan tiket kereta api untuk masa angkutan Nataru sejak 4 Desember 2024.

Baca Juga: DPR Todong Apple! Jangan hanya Jualan, Mana Kontribusinya untuk Indonesia?

Saat ini ketersediaan tiket kereta api dari Stasiun Pasar Senen tersisa 59% dari total 743.904 tiket.

Sebanyak 305.000 tiket kereta api sudah terjual secara online untuk perjalanan menuju berbagai kota tujuan.

Kota tujuan yang masih diminati oleh masyarakat untuk perjalanan libur Nataru adalah Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Purwokerto dan Kebumen.

PT KAI memprediksi puncak keberangkatan penumpang akan terjadi pada 24 Desember 2024.

PT KAI menghimbau kepada masyarakat untuk memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan baik serta tidak membawa barang bawaan yang berlebihan.

Baca Juga: Apple Membelot! Ini Alasan di Balik Keengganan Perusahaan Teknologi AS dalam Berinvestasi di Indonesia

PT KAI juga mengingatkan bahwa hanya satu tiket yang berlaku untuk satu orang penumpang.

Barang bawaan yang berlebihan tentu akan dikenakan biaya tambahan.

Selain itu, PT KAI juga menghimbau agar penumpang tidak membawa barang yang tak diizinkan selama perjalanan berlangsung.

PT KAI juga menyarankan masyarakat untuk membeli tiket kereta api lebih awal melalui berbagai kanal penjualan secara online yang tersedia.

Reporter Indra Purwatama
Editor Aris Abdulsalam