Wisata

3 Objek Wisata Unggulan Jakarta, Usianya Lebih dari Setengah Abad

Oleh: Mitasari Senin 14 Okt 2024, 15:17 WIB
Monumen Nasional (Monas) | Sebab terkenal, ketiga objek wisata unggulan Jakarta ini setiap harinya selalu dipenuhi oleh pengunjung dari berbagai usia.

AYOJAKARTA.COM - Tahukah Anda, Jakarta memiliki 3 objek wisata unggulan yang usianya lebih dari setengah abad.

Ketiga objek wisata unggulan Jakarta ini setiap harinya selalu dipenuhi oleh pengunjung dari berbagai usia.

Sayangnya tahun 2023, ketiga objek wisata unggulan ini mengalami penurunan pengunjung lebih dari 13 persen.

Apa sajakah 3 objek wisata unggulan Jakarta tersebut?

Baca Juga: Guru yang Tidak Terdaftar di Database BKN Tak Bisa Jadi PPPK? Jangan Panik Dulu, Ini Jawabannya

Sebagaimana dikutip AYO JAKARTA dari laman BPS BKI Jakarta, berikut adalah 3 objek wisata unggulan yang mulai turun pengunjungnya.

1. Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol atau Ancol mulai dirancang sejak tahun 1966 di bawah naungan Soemarno Sosroatmodjo dan dilanjutkan oleh Ali Sadikin. Ancol mulai dikenal sebagai destinasi wisata pada tahun 2004.

Berikut adalah beberapa peristiwa penting dalam sejarah Ancol:

- 1966: Ir. Soekarno memberikan perhatian lebih untuk pengembangan kawasan di pesisir utara Jakarta.

- 1974: Gelanggang Renang Ancol dan Gelanggang Samudra Ancol diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin.

- 1985: Dunia Fantasi atau Dufan dibuka untuk umum.

- 1992: Status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol.

- 2004: Ancol melantai di Bursa Efek Indonesia dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

- 2005: Ancol meluncurkan logo baru dan merevitalisasi Gelanggang Renang Ancol dan Gelanggang Samudra Ancol.

- 2011: Ancol mengalihfungsikan Padang Golf Ancol menjadi Ocean Ecopark.

- 2012: Ancol berekspansi ke bisnis MICE dengan mendirikan Ecovention.

- 2021: Lahan milik Ancol ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sirkuit Internasional e-Prix Jakarta.

Sayangnya pada tahun 2023, pengunjung Ancol turun hingga 13.21 %. Dimana pada tahun 2022 pengunjung sebanyak 13.012.020, turun menjadi 11.293.063 di tahun 2023.

2. Monumen Nasional

Monumen yang terletak persis di Pusat Kota Jakarta ini merupakan tugu kebanggaan bangsa Indonesia. Monas juga menjadi salah satu pusat tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Indonesia baik yang di Jakarta maupun di luar Jakarta.

Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959 dan dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.

Sayangnya pada tahun 2023, pengunjung Ancol turun hingga 13.21 %. Dimana pada tahun 2022 pengunjung sebanyak 7.321.940, turun menjadi 7.321.940 di tahun 2023.

Baca Juga: Tes SKD CPNS 2024: Ini Tips Mengerjakan Soal TKP Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi agar Lampaui NAB 166!

3. Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan didirikan pada tahun 1864 di Batavia (sekarang Jakarta). Pada saat itu, taman ini bernama “Planten en Dierentuin” dan dikelola oleh perhimpunan penyayang Flora dan Fauna Batavia.

Taman Margasatwa Ragunan dibuka secara resmi pada 22 Juni 1966 oleh Gubernur DKI Jakarta Mayor Jenderal Ali Sadikin. Nama taman ini diambil dari nama daerah tempatnya berada.
Taman Margasatwa Ragunan merupakan kebun binatang pertama di Indonesia. Taman ini memiliki luas 140 hektar dan terdiri dari berbagai koleksi, termasuk 295 spesies dan 4040 spesimen.

Sayangnya pada tahun 2023, pengunjung Ancol turun hingga 13.21 %. Dimana pada tahun 2022 pengunjung sebanyak 6.551.856, turun menjadi 5.592.524 di tahun 2023.

Reporter Mitasari
Editor Aris Abdulsalam