Kisruh Lahan Sentul City VS Rocky Gerung, Pengamat Nilai Ada Kejanggalan pada ATR BPN Kabupaten Bogor

- Selasa, 21 September 2021 | 16:42 WIB
Potret lahan milik Rocky Gerung dan warga yang diduga diserobot oleh PT Sentul City. (Yogi Faisal)
Potret lahan milik Rocky Gerung dan warga yang diduga diserobot oleh PT Sentul City. (Yogi Faisal)

 

KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA - Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Yus Fitriadi angkat suara soal kisruh lahan yang terjadi antara Rocky Gerung dan warga Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, dengan PT Sentul City Tbk.
 
Pria yang akrab disapa Yus ini menilai, secara umum kunci kejelasan kisruh lahan antara PT Sentul City Tbk dengan Rocky Gerung dan warga ada di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Baik di level pusat maupun daerah.
 
"Titik penyelesaian kisruh lahan ini ada di ATR BPN. Karena ini masalah tanah, sehingga kewenangan ATR BPN untuk mengeluarkan treatmen terkait kondisi tanah yang ada di republik ini. Termasuk ATR BPN Kabupaten Bogor," katanya, kepada ayobogor.com, Selasa 21 September 2021.
 
Menurutnya peran ATR BPN Kabupaten Bogor sangat vital dalam kasus ini. Mengingat kisruh lahan yang terjadi antara Rocky Gerung dan warga dengan PT Sentul City Tbk berada di wilayah Kabupaten Bogor.
 
"Maka kisruh kasus tanah ini, ATR BPN Kabupaten Bogor menjadi salah satu kunci dalam penyelesaiannya. Selama ATR BPN tidak memberikan kepastian hukum, maka kasus tanah ini akan terus menjadi polemik yang berkepanjangan," ujarnya.
 
Pria yang juga dikenal sebagai pengamat kebijakan publik ini mengaku gagal faham dengan sikap ATR BPN Kabupaten Bogor yang seolah acuh terhadap kisruh lahan tersebut.
 
Terlebih sampai saat ini ATR BPN Kabupaten Bogor belum juga buka suara, soal kisruh lahan antara Rocky Gerung dan warga dengan PT Sentul City Tbk.
 
"Saya gagal faham jika sampai saat ini ATR BPN Kabupaten Bogor tidak memberikan pernyataan kepastian hukum. Sehingga wajar menuai berbagai persepsi dan stigma tidak baik terhadap ATR BPN. Karena mereka telah memberikan kontribusi besar terhadap semakin melebarnya kasus ini," bebernya.
 
Dengan sikap diamnya ATR BPN Kabupaten Bogor, Yus menilai sikap tersebut seperti mengandung unsur kesengajaan alias pembicara terhadap kisruh lahan ini. Sehingga dengan ketiadaan sikap ATR BPN Kabupaten Bogor sampai saat ini akan semakin memunculkan opini bermacam-macam. 
 
"Mulai dari ATR BPN Kabupaten Bogor sedang mencari aman dalam kasus ini, pendataan asset pemerintah yang sangat buruk, sampai pada kemungkinan adanya konspirasi dalam kasus Sentul City dengan Rocky Gerung dan warga ini," ujarnya. 

Editor: Firda Puri

Tags

Terkini

X