Kunjungi Sekolah di Bogor, Menteri Nadiem Rencanakan Kurikulum Darurat

- Kamis, 30 Juli 2020 | 14:21 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim saat mengunjungi salah satu sekolah di Kota Bogor. (Ayobogor/Husnul Khatimah)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim saat mengunjungi salah satu sekolah di Kota Bogor. (Ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengunjungi sejumlah sekolah di Kota Bogor, di antaranya adalah SD N Polisi 1 di Jalan Paledang. 

Dalam kunjungannya itu Nadiem mendengar curhatan para guru di masa pandemi Covid-19 dan menyampaikan langkah yang akan dilakukan Kemendikbud diantaranya adalah membuat kurikulum darurat. 

AYO BACA : Dear Mas Menteri Nadiem, Siswa Sekolah di Pegunungan Dieng Belajar di Atap Rumah karena Susah Sinyal

"Kita dalam waktu cepat akan menekankan penyederhanaan kurikulum atau bisa disebut dengan kurikulum darurat," kata Nadiem. 

Penyederhanaan kurikulum dibuat untuk penyesuaian Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dia berpesan selama penerapan PJJ ini semua pihak diminta untuk beradaptasi dengan teknologi.

AYO BACA : Komisi X Minta Nadiem Blak-blakan soal Dana POP

"PJJ itu bukan kebijakan pemerintah, PJJ itu perpaksa karena pilihannya ada pembelajaran atau tidak ada pembelajaran sama sekali karena krisis kesehatan jadi PJJ itu bukan suatu yg diinginkan sama sekali," katanya. 

Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan adanya PJJ namun demikian pemerintah juga tidak mau mengambil resiko agar pelajar tidak tertular Covid-19.

Selama kebijakan PJJ diterapkan kata Nadiem bukan hanya pemerintah dan sekolah yang harus berperan aktif namun juga peran orang tua juga akan menentukan kesuksesan pembelajaran. 

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

X