Waspada! Kemenkes Sebut Ancaman Flu Babi G4 Masuk ke Indonesia

- Kamis, 2 Juli 2020 | 09:06 WIB
[Ilustrasi] Kemenkes waspadai flu babi G4 masuk ke Indonesia. (shutterstock)
[Ilustrasi] Kemenkes waspadai flu babi G4 masuk ke Indonesia. (shutterstock)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COMKementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tengah melakukan pengawasan dan mendeteksi kemungkinan yang terjadi adanya ancaman flu babi kepada manusia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kasus penyakit dari hewan merupakan ranah Kementerian Pertanian.

"Jadi surveilans kita masih jalan untuk memantau kemungkinan mengenai hal itu. Untuk mendeteksi kemungkinan kasus pada orang atau petugas, pekerja yang bekerja di peternakan (peternakan babi). Itu sebenarnya ranahnya Kementerian Pertanian (Kementan)," kata Nadia, Kamis (2/7/2020), seperti dikutip Republika.

AYO BACA : Ini Manfaat Jamur Cordyceps sebagai Antivirus Covid-19

Selain melakukan surveilans, katanya, Kemenkes juga memiliki tugas dan fungsi menginformasikan kemungkinan penemuan kasus pada orang yang sakit flu pada satu populasi tertentu, misalnya pada pekerja di peternakan babi.

"Kemudian oleh Puskesmas bersama Dinas Peternakan sama-sama melakukan kajian epidemiologi kalau di suatu daerah mungkin ada," katanya.

Namun demikian, lanjutnya, sampai saat ini, baik Kementan maupun Kemenkes belum menemukan potensi serangan flu babi galur baru tersebut, baik pada hewan maupun potensi penularannya dari hewan ke manusia. "Kita belum ada laporan seperti itu," katanya.

AYO BACA : Hasil Studi, Kurang Tidur Bisa Picu Kemarahan

Nadia mengatakan virus tersebut pada dasarnya merupakan "self limiting desease" atau penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya dan sudah dinyatakan sebagai flu biasa di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Vaksinnya pada hewan juga sudah ada.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Tips Sukses Memulai Bisnis Air Minum Isi Ulang dari Nol

Senin, 26 September 2022 | 12:37 WIB

Wajib Tahu! 4 Manfaat Keluar dari Toxic Friendship

Sabtu, 24 September 2022 | 13:39 WIB
X