Disanksi WADA, Penggunaan 'Indonesia' di Ajang Piala Thomas-Uber 2020 di Ujung Tombak

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 16:12 WIB
Ilustrasi Badminton (Pixabay)
Ilustrasi Badminton (Pixabay)

 

TEBET, AYOJAKARTA -- Indonesia bersama Thailand dan Korea Utara diberikan sanksi oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA) karena tidak disiplin terhadap penegakkan standar anti-doping. 
 
Sanksi yang diberikan kepada tiga negara tersebut setidaknya berlangsung selama satu tahun. Adapun, dilansir dari Reuters, sanksi tersebut antara lain tidak diberikan hak menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau kejuaraan selama masa penangguhan. 
 
Selain itu, perwakilan dari tiga negara tidak diperkenankan untuk duduk sebagai anggota dewan. Bagi atlet dari tiga negara tersebut, masih diizinkan mengikuti turnamen internasional, namun tidak diizinkan membawa nama dan mengibarkan bendera negara selain di ajang Olimpiade. 
 
Di satu sisi, Tim Bulu Tangkis Indonesia akan menghadapi turnamen beregu Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus Denmark mulai esok hari, 9 Oktober 2021. 
 
Penggunaan nama 'Indonesia' di ajang tersebut mulai dipertanyakan oleh publik terkait sanksi dari WADA. Kabid Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto belum bisa berbicara banyak. 
 
"Kami menunggu arahan dan menanti bagaimana sikap pemerintah Indonesia menyikapi masalah ini. Saya mewakili PBSI belum bisa berkomentar banyak dan menunggu pernyataan pemerintah lebih dahulu," ujar Roedy, dalam keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Jumat 8 Oktober 2021. 

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

X