Bekasi

15 Ribu Warga Kota Bekasi Perlu Tes Covid-19

Oleh: Admin Kamis 16 Apr 2020, 19:08 WIB
[Ilutrasi] Rapid tes. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Sebanyak 15 ribu warga Kota Bekasi perlu melakukan tes Covid-19, baik melalui rapid test maupun swab test menggunakan PCR.

Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memantau penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, kemarin.

AYO BACA : ACT Bagikan 28 Ribu Masker di Bekasi

“Tes masif itu 0,6 persen dari satu juta. Jadi, warga Kota Bekasi yang penduduknya hampir 2,4 juta, harus minimal 15 ribu (yang dites) itu harus diselesaikan,” katanya.

Dia menyatakan bahwa tes masif ini bersifat sangat mendesak mengingat Kota Bekasi masuk kategori zona merah di semua kecamatan.

AYO BACA : PSBB Kota Bekasi, Dapur Umum Disiapkan di 12 Kecamatan

“Kota Bekasi tesnya harus masif. PSBB ini percuma kalau tidak dibarengi dengan tes masif,” ujar Ridwan.

“Oleh karena itu alat rapid test akan ditambah, termasuk swab tes juga kita baru beli,” lanjutnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mendukung rencana tes masif tersebut karena merupakan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Dia juga mengimbau pada semua warga Kota Bekasi agar mematuhi aturan yang ada selama PSBB diberlakukan.

“Warga perlu patuhi aturan yang ada. Wajib pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, dan tetap di rumah saja. Perhatikan juga aturan berkendara saat PSBB,” katanya. 

AYO BACA : PT Pos Distribusikan Bansos ke 1.956.915 KRTS di Jabar

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono