AYOJAKARTA.COM - Polisi beberkan motif pelaku dari kasus temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Korban AH (39) yang merupakan karyawan menolak untuk ikut dalam tindakan pencurian yang direncakanan oleh Saman (27) dan Aksa (23).
"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu yang korban diajak melakukan kejahatan, tapi menolak," ujar Dirkrimun Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 1 April 2026.
Baca Juga: Daftar Sektor yang Dikecualikan dari Kebijakan WFH Sehari dalam Sepekan
Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebutkan bahwa korbah AH diajak untuk mencuri mobil majikan pemilik kios ayam geprek tempat mereka bekerja.
"Awalnya yang mau diambil itu adalah mobi. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehinga bergeser ke motor," beber pihak kepolisian.
Bahkan para pelaku, setelah menghabisi nyawa korban mencuri ponsel milik korban dan dijual secara COD dengan harga murah.
Baca Juga: Solusi Jangka Panjang, Pramono Anung Pastikan Pembangunan 3 PLTSa Kurangi Beban TPST Bantargebang
Pihak kepolisian menyebutkan telepon genggam milik korban dijual dengan harga Rp450 ribu tunai.
Motor yang dicuri para pelaku yakni motor Vario seharga Rp2.300.000 dan motor Beat Rp1.850.000 dijual murah secara tunai.***