Bekasi

Kasus Mutilasi Kios Ayam Geprek Bekasi: Selain Curi Motor Bos, 2 Pelaku Curi Hp dan Motor Korban

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 01 Apr 2026, 12:23 WIB
Ilustrasi. Para pelaku di kasus temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Bekasi ternyata curi hp dan motor korban. (Sumber: unsplash.com/David von Diemar | Foto: unsplash.com/David von Diemar)

AYOJAKARTA.COM - Bikin geleng kepala, para pelaku yang terdiri dari Saman (27) dan Aksa (23) di kasus temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Bekasi ternyata curi hp dan motor korban.

Sebagai informasi, mayat korban yang termutilasi dalam freezer ditemukan langsung oleh pemilik kios yang sedang mengecek kios miliknya setelah melakukan mudik lebaran 2026.

"Para pelaku telah menjual telepon genggam dan kendaraan milik korban, dijual kepada penadah berinisial A secara CPD melalui Facebook seharga Rp450 ribu tunai," ujar Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo.

Baca Juga: BOBIBOS Berkunjung ke Dewan Energi Nasional di Tengah Kebijakan Hemat BBM yang Diterapkan Pemerintah, Ada Apa?

Motor hasil curian para pelaku yakni motor Vario seharga Rp2.300.000 dan motor Beat Rp1.850.000 menurut pihak kepolisian dijual murah secara tunai.

Lantas apa motif para pelaku membunuh korban?

Korban AH (39) yang merupakan karyawan menolak untuk ikut dalam tindakan pencurian yang direncakanan oleh Saman (27) dan Aksa (23).

"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu yang korban diajak melakukan kejahatan, tapi menolak," ujar Dirkrimun Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 1 April 2026.

Baca Juga: Tak Ingin Kejadian Tahun Lalu Terulang, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan untuk Area Buffer Logistik ke Pelindo

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebutkan bahwa korbah AH diajak untuk mencuri mobil majikan pemilik kios ayam geprek tempat mereka bekerja.

"Awalnya yang mau diambil itu adalah mobi. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga bergeser ke motor," beber pihak kepolisian.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky