Bisnis

Berlaku di Bulan Januari 2025, KPM Bansos dan Masyarakat Kategori ini Akan Mendapat Bantuan Beras dan Diskon Listrik!

Oleh: Karseno AJ Jumat 20 Des 2024, 12:33 WIB
KPM Bansos dan Masyarakat Kategori ini Akan Mendapat Bantuan Beras dan Diskon Listrik!

AYOJAKARTA.COM - Dalam rapat akselerasi kebijakan ekonomi yang digelar di Graha Sawala, Jakarta Pusat, kabar baik kembali menyasar kepada para KPM bansos.

Selain membahas bansos unggulan seperti PKH dan BPNT, acara yang dihadiri sejumlah Menteri juga menyinggung perihal bantuan pangan beras 10 kilogram bagi para KPM.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, pemerintah akan kembali menyalurkan bansos beras sebanyak 10 kilogram kepada sebanyak 16 juta KPM PBP.

Menyasar kepada masyarakat yang tergolong dalam Desil 1 dan 2, bansos Penerima Bantuan Pangan atau PBP akan disalurkan di bulan Januari hingga Februari 2025.

Baca Juga: KJP Plus Tahap 2 Tahun 2024 Cair! Ini Penjelasan Lengkap Soal Penerima yang Dibatalkan

Pernyataan terkait penyaluran bansos pangan disampaikan langsung oleh Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi.

Selain penyaluran bansos, Kepala Bapanas juga menyebut perihal tidak dikenakanannya PPN 12 persen kepada sejumlah komoditas strategis.

Adapun jenis kategori komoditas strategis yang disebutkan Kepala Bapanas antara lain meliputi Jagung, Beras, Kedelai, Bawang Merah dan Putih, Ayam serta Daging.

“Sesuai arahan Presiden, Bapanas akan menugaskan Bulog untuk menjalankan bantuan pangan beras untuk 16 juta PBP 10 kilo per penerima,” jelas Arief dikutip dari kanal YouTube Info Bansos, Jumat (20/12/2024).

Baca Juga: Dikabarkan Cair Awal Januari 2025! Berikut Cara Aktivasi PIP yang Harus Diketahui Warga Sekolah

Selain keberlanjutan program bansos, rapat konsolidasi sejumlah menteri yang juga dihadiri oleh Direktur PLN juga membahas perihal pemberian diskon listrik sebesar 50 persen.

Pemberian diskon listrik menurut Direktur PLN merupakan suatu berkah tersendiri, mengingat di awal tahun 2025 masyarakat akan mulai dikenakan PPN 12 persen.

Meski tidak terdampak secara langsung atas kenaikan PPN, pemberian diskon listrik selama dua bulan sebesar 50 persen menurut Dirut PLN merupakan hal yang patut disyukuri.

Menyasar kepada seluruh pelanggan listrik hingga 2,200 VA, diskon listrik diberikan sebagai upaya meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Berdasarkan pemetaan yang dimiliki, Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN menyebut diskon listrik 50 persen menyasar kepada 97 persen jumlah pelanggan.

“Tentu saja ini berkah karena ini mengurangi beban saudara kita dan meningkatkan daya beli masyarakat, untuk itu PLN siap menjalankan amanah ini,” jelas Darmawan.

Lebih lanjut Darmawan menambahkan, proses otomatisasi akan langsung dilakukan oleh PLN kepada pelanggan listrik baik prabayar maupun pasca bayar.

Baca Juga: Tidak Ada Pre Order! iPhone 16 Belum Resmi Dijual di Indonesia, Ini Penjelasan dari Kemenperin

Untuk memastikan layanan diskon listrik 50 persen benar-benar bisa diterima masyarakat, PLN juga menyiapkan kanal khusus bagi pelanggan.

Adapun kanal informasi yang disediakan PLN terkait kebijakan diskon 50 persen di bulan Januari-Februari, dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 08777-1112-123. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris