Bisnis

Bank BRI Mulai Cairkan Bantuan BPNT Rp400 Ribu Periode November-Desember 2024, KPM Segera Cek Saldo

Oleh: Fina Salsabila Aura Sabtu 07 Des 2024, 18:41 WIB
Penyaluran Bansos BPNT

AYOJAKARTA.COM - Pada sore hari kemarin, terjadi pencairan BPNT melalui Bank BRI untuk periode November-Desember 2024 dengan nominal Rp400.000.

Pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak merata, sehingga para KPM disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala.

Beberapa penerima manfaat telah berhasil melakukan penarikan dan mengkonfirmasi pencairan bantuan melalui berbagai bukti struk penarikan yang tersebar di media sosial.

Dikutip dari kanal YouTube SJO TV INFORMASI, Sabtu (7/12/2024) terdapat informasi penting terkait perubahan mekanisme penyaluran bantuan sosial, khususnya untuk penerima bantuan dari PT Pos Indonesia.

Baca Juga: KABAR BAIK! Bantuan BPNT November-Desember 2024 Mulai Dicairkan di Bank Ini, Apakah Kamu Termasuk?

Terjadi peralihan dari penyaluran melalui pos ke sistem Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan kemudian akan dikembalikan lagi ke pos.

Bagi penerima manfaat yang sebelumnya telah memiliki kartu KKS disarankan untuk tetap memantau kartu mereka karena bantuan dapat dialihkan kembali ke kartu KKS yang lama.

Untuk periode Juli hingga September dan Oktober sampai Desember, penerima bantuan yang memiliki keterangan SPM berpotensi mendapatkan penyaluran susulan.

Sistem informasi SIKS-NG menunjukkan bahwa bantuan akan disalurkan kembali ke KKS lama, terutama bagi mereka yang penyalurannya dialihkan ke kantor pos.

Baca Juga: KJP Plus Tahap II 2024 CAIR Besok Langsung 2 Bulan, Syarat Penerima untuk Pencairan Masih Sama? Cek di Sini

Penerima manfaat tidak perlu menunggu surat undangan dari pos, melainkan dapat langsung memeriksa KKS mereka.

Proses administrasi dan penyaluran bantuan sosial ini menunjukkan kompleksitas sistem yang terus berkembang.

Penerima manfaat diharapkan selalu memperhatikan informasi terbaru dan mengecek status bantuan secara berkala.

Selain itu, para KPM juga harus lebih memahami berbagai kemungkinan perubahan mekanisme penyaluran.

Komunikasi yang baik antara pemerintah, lembaga penyalur, dan penerima manfaat menjadi kunci keberhasilan program bantuan sosial ini.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Desi Kris