Bisnis

Raih Dua Penghargaan di ISDA 2024, Program TJSL Bukti Keseriusan Upaya Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Eneng Reni Nuraisyah Jamil Selasa 03 Des 2024, 14:56 WIB
Program bantuan untuk meningkatkan ketahanan dan kesehatan ini berhasil mendapatkan predikat Gold pada ajang Indonesian SDGs Award 2024.

AYOJAKARTA.COM -- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah berhasil meraih dua penghargaan pada ajang Indonesian SDGs Award 2024 (ISDA 2024). Penghargaan itu diberikan atas dua program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan di dua lokasi yang berbeda.

Program pertama adalah Tirta Amerta yakni berupa bantuan pembangunan infrastruktur air bersih di Desa Kadujaya dan Desa Cijeunjing di Kecamatan Jatigede serta Desa Cipeles Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang.

Program bantuan untuk meningkatkan ketahanan dan kesehatan ini berhasil mendapatkan predikat Gold. Sementara program kedua yakni Program Pengembangan UMKM Teras Gunung yang berlokasi di Desa Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Program tersebut juga berhasil mendapatkan predikat Silver.

Baca Juga: Adakan Rapat Internal Istana, Presiden Prabowo Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Guru dan Bantuan Sosial untuk Perangi Kemiskinan

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Achmad Ismail menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah bukti keseriusan PLN dalam berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang berada di wilayah kerja unitnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa timnya tidak boleh cepat berpuas diri dikarenakan masih banyak daerah lain yang membutuhkan bantuan untuk ditingkatkan kesejahteraannya ataupun pengembangan dari yang sudah ada.

Ismail menyampaikan, pihaknya sangat bangga dengan pencapaian atas penghargaan ini. Dia menilai, pencapaian ini juga adalah bukti nyata bahwa PLN terus berupaya membantu masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan baik secara sosial maupun ekonomi.

"Namun, yang paling penting adalah kita tidak boleh langsung berpuas diri. Masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat, dalam hal ini khususnya yang berada di wilayah kerja kami,” terang Ismail.

Baca Juga: FIX Gaji Guru Gak Jadi Naik! Adanya Kenaikan Kesejahteraan Tunjangan Sertifikasi?

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan Program Tirta Amerta dijalankan karena PLN melihat wilayah di sekitar Kecamatan Jatigede dan Kecamatan Tomo yang masih mengalami kesulitan air bersih terutama pada saat musim kemarau.

Desa Cipeles, misalnya yang belum memiliki saluran PDAM sehingga kebutuhan air bersih belum dapat tercukupi. Sedangkan untuk Program Pengembangan UMKM Teras Gunung dijalankan dengan cara memberikan bantuan dana untuk pengembangan sarana dan prasarana pedagang UMKM di kawasan sentra kuliner tersebut. Harapannya tidak lain adalah untuk meningkatkan minat dan kenyamanan bagi pengunjung.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (PLN UPP JBT 2) Jatigede, Husni Wardana mengatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga kemudahan akses terhadap air bersih ini merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan standar kesehatan masyarakat begitu juga halnya dengan masyarakat di sekitar PLTA Jatigede.

Husni menjelaskan, pihaknya melihat di Kecamatan Jatigede dan Tomo ini masih terdapat daerah-daerah yang mamiliki kesulitan terhadap akses air bersih. Padahal, lanjut Husni, air bersih adalah kebutuhan dasar yang kita konsumsi, kita pakai untuk masak, mandi dan lainnya.

Baca Juga: Bukan Menaikkan Gaji! Lalu Bagaimana Sertifikasi Tingkatkan Kesejahteraan Guru ASN dan Non ASN di Era Prabowo?

"Kami sebagai unit PLN yang memiliki wilayah kerja di sana merasa bahwa hal tersebut juga menjadi tanggung jawab kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sisi kesehatan,” kata Husni.

Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (PLN UPP JBT 4) Semarang, Ainanto Nindyo menjelaskan bantuan pengembangan bagi UMKM Teras Gunung ini diberikan sebagai bentuk dukungan PLN bagi pelaku usaha UMKM.

Menurutnya, pengembangan UMKM akan berdampak pada peningkatan pengunjung yang tentunya juga akan berdampak pada pergerakan roda ekonomi.

Ainanto juga menyebut bahwa bantuan ini memberikan manfaat langsung bagi kedua belah pihak. Dari sisi masyarakat mendapatkan bantuan pengembangan UMKM, sedangkan dari sisi PLN akan mendapatkan keuntungan dari pemakaian listrik yang digunakan.

Baca Juga: Tak Terdaftar di Data Kesejahteraan Sosial? Jangan Khawatir, Bansos untuk KPM Non DTKS Siap Salur Via Kantor Pos, Ini Jadwal Penyalurannya

Menurutnya ini adalah metode Creating Shared Value (CSV) di mana upaya meningkatkan manfaat sosial dapat dilakukan proses bisnis perusahaan.

“Lokasinya UMKM Teras Gunung ini sangat unik karena berada tepat di bawah jaringan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi. Ini turut menjadi contoh yang sangat bagus sekaligus mengedukasi bagi masyarakat tentang amannya beraktivitas di bawah SUTET,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ismail juga menyampaikan bahwa PLN akan terus berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam menjalankan Program TJSL. Dirinya juga menjelaskan bahwa kini program-program TJSL PLN selalu berfokus pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dicanangkan oleh PBB.

Ismail menambahkan, pencapaian ini akan pihaknya jadikan sebagai penambah spirit untuk terus melihat sekitar. Apa yang bisa dikerjakan, apa yang bisa di lakukan, dan apa yang bisa diberikan di luar business as usual.

Baca Juga: Resmi Dilantik Sebagai Presiden, Ini Alasan Prabowo Subianto Diyakini Bisa Membawa Indonesia ke Tingkat Kesejahteraan

"Kami juga berharap agar perusahaan ataupun instansi atau lembaga lainnya memiliki semangat yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ismail.

Reporter Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil