TEBET, AYOJAKARTA.COM - Bantuan sosial berupa subsidi Kartu Prakerja memasuki akhir dari proses seleksi gelombang 9. Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mengumumkan bahwa hari ini, Senin (21/09/2020), bahwa gelombang 9 resmi ditutup.
Gelombang 9 resmi berakhir pada pukul 12:00 WIB siang tadi. Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, membeberkan jumlah pendaftar di gelombang 8.
“Pendaftar di gelombang 9 mencapai 5,8 juta,” kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Senin (21/9/2020).
Di gelombang 6, Louisa membeberkan bahwa pendaftar mencapai 1,76 juta orang. Lalu pada gelombang 7, jumlah pendaftar semakin naik signifikan yaitu lebih dari 2,8 juta orang. Kemudian gelombang 8 jumlah pendaftar mencapai lebih dari 4,7 juta.
Sejauh ini, Kartu Prakerja sudah hampir memenuhi kuota peserta dari gelombang 1 hingga 8. Adapun total kuota untuk penerima program Kartu Prakerja sebesar 5,6 juta orang yang disediakan pemerintah.
Berdasarkan hitungan Ayojakarta, dari gelombang 1 hingga 9, sudah ada total 5.476.811 orang yang menjadi penerima subsidi pemerintah lewat Kartu Prakerja. Adapun rinciannya sebagai berikut:
· gelombang 1 sebanyak 164 ribu penerima
· gelombang 2 sebanyak 288.154 penerima
AYO BACA : Pencairan KJP Plus September 2020 Terus Jadi Pertanyaan, Cair Kapan? Apakah Oktober?
· gelombang 3 sebanyak 224.657 penerima
· gelombang 4 sebanyak 800 ribu penerima
· gelombang 5 sebanyak 800 ribu penerima
· gelombang 6 sebanyak 800 ribu penerima
· gelombang 7 sebanyak 800 ribu penerima
· gelombang 8 sebanyak 800 ribu penerima
Namun, Louisa menuturkan bahwa ada sebanyak 180 ribu peserta di gelombang 4 yang dicabut kepesertaannya. Hal ini dikarenakan peserta-peserta tersebut tidak kunjung membeli pelatihan pertama lebih dari waktu yang ditentukan yaitu 30 hari setelah mendapatkan saldo.
Ketika ditanya apakah pihak Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja akan memasukkan 180 ribu kuota tersebut ke gelombang selanjutnya, Louisa belum bisa memberitahukannya.
“Masih dalam koordinasi,” ujarnya.
AYO BACA : BLT PEGAWAI HONORER: 1,8 Juta Guru Honorer Bakal Disediakan Program Baru Mirip Subsidi Upah!