Bisnis

Bawang Merah, Emas dan Gula Pasir Jadi Biang Kerok Inflasi

Oleh: Admin Rabu 29 Apr 2020, 12:02 WIB
ilustrasi laju insflasi. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, komoditas bawang merah, emas, gula pasir, dan jeruk menjadi penyebab inflasi April ini. Menurut Perry, bawang merah menyumbang inflasi 0,12%.

AYO BACA : Mendag Kecam Pelaku Permainan Harga Gula

Selain itu, emas, jeruk, dan gula pasir juga turut mendorong inflasi pada bulan April 2020 ini. Data tersebut diungkapkan setelah BI memantau harga bahan pokok di 46 kantor perwakilan di seluruh Indonesia.

AYO BACA : Bikin Geram, PTPN II Mainkan Harga Gula saat Pandemi Corona

"Tapi ada komoditas yang menyumbang deflasi, cabe merah 0,11%, daging ayam 0,08%. Ini menunjukkan bahwa pasokan kebutuhan bahan pokok apalagi bulan ramadan terpenuhi," pungkas Perry kepada wartawan lewat Video Conference, di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

BI, lanjut Perry, memproyeksi tingkat inflasi pada bulan April 2020 sebesar 0,18% secara bulanan. Sedangkan, secara tahunan inflasi diprediksi sebesar 2,78%.

"Ini inflasi terkendali dan rendah, serta juga lebih rendah dari inflasi bulan-bulan sebelumnya bulan Maret 2,96%, inflasi Februari 2,98%," ujar 

Perry melanjutkan, dengan hasil pemantauan itu menunjukkan bahwa inflasi pada tahun ini terkendali di level 3 plus minus 1 %.

AYO BACA : Gegara Korona, Bank Indonesia Koreksi Proyeksi Ekonomi 2020

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati