JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Di era digital yang makin serba visual, tampilan produk menjadi elemen penting yang menentukan keputusan beli konsumen.
Tak heran jika permintaan akan fotografi produk meningkat tajam. Inilah celah yang dimanfaatkan Ferdi, seorang pengusaha muda yang memulai bisnisnya di usia 21 tahun.
Ia mendirikan Alasfotoprops, sebuah UMKM lokal yang kini jadi andalan para pelaku usaha, fotografer, hingga content creator.
Melalui kisah inspiratifnya yang tergabung dalam kampanye Sukses Berkarya Sebelum 30 dari Shopee, Ferdi membuktikan bahwa hobi bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan jika dikembangkan dengan strategi tepat.
Sejak remaja, Ferdi sudah jatuh cinta pada dunia fotografi. Saat tren belanja online mulai menggeliat, ia menyadari satu hal: banyak UMKM belum memiliki akses terhadap alat bantu visual yang memadai.
Dari keprihatinan ini, lahirlah ide untuk membuat alas foto yang estetik, terjangkau, dan mudah digunakan.
“Saya ingin membantu pelaku UMKM menampilkan produknya lebih menarik dengan cara sederhana. Dari situ tercetus ide membuat latar foto khusus yang fungsional dan ekonomis,” ujar Ferdi.
Kini, di usia 29 tahun, Ferdi sukses mengembangkan Alasfotoprops dari bisnis rumahan menjadi UMKM mandiri dengan ribuan produk terjual setiap bulan, berkat dukungan dari ekosistem Shopee.
Ferdi memulai segalanya dari rumah. Ia memproduksi alas foto secara mandiri, bereksperimen dengan bahan dan desain, lalu memasarkan produknya lewat Shopee.
Prosesnya penuh tantangan—dari trial and error hingga perbaikan produk berdasarkan masukan pelanggan. Namun, semangat pantang menyerah membuat Alasfotoprops bertumbuh dengan kuat.
Baca Juga: Bocoran Drama Korea Our Movie Episode 9, Cinta Jeon Yeo Been dan Namkoong Min Tidak Direstui
Ferdi tak hanya menjual alas foto, tapi menciptakan solusi visual untuk pelaku UMKM. Produk-produknya ringan, tahan air, tidak mudah kusut, dan menghasilkan gambar yang tajam saat difoto.
“Kami hadirkan berbagai motif seperti kayu rustic, marmer, hingga warna pastel kekinian. Formatnya pun beragam: gulung, papan, hingga lipat portabel, menyesuaikan kebutuhan pengguna yang dinamis,” jelasnya.
Sejak 2017, Ferdi memanfaatkan platform Shopee sebagai kanal utama penjualan. Ia melihat Shopee bukan sekadar marketplace, tapi sebagai ekosistem inklusif yang mendorong pertumbuhan UMKM.
Kampanye belanja tanggal kembar, Shopee Live, Shopee Video, hingga program Shopee Pilih Lokal menjadi wadah promosi efektif.
“Setiap kampanye belanja 9.9, 11.11, atau 12.12, penjualan kami bisa meningkat lebih dari 3 kali lipat. Itu momentum penting untuk perluas produksi dan buka lapangan kerja baru,” ungkapnya.
Shopee juga memberi ruang kolaborasi dengan content creator melalui program afiliasi, yang membantu Alasfotoprops menjangkau audiens lebih luas dengan cara yang lebih natural.
Tak berhenti pada keberhasilan saat ini, Ferdi sudah menyiapkan rencana strategis untuk 2025. Ia tengah mengembangkan koleksi alas foto dengan desain lebih inovatif, menggabungkan kombinasi warna, tekstur, dan ukuran fleksibel sesuai tren visual branding terbaru.
Ia juga berencana membuat paket bundling eksklusif, menggelar promo kreatif, serta menggandeng lebih banyak content creator untuk memperkuat jangkauan digitalnya.
Menjadi pengusaha muda tentu tak lepas dari tantangan. Ferdi mengaku banyak belajar dari kegagalan, baik dalam produksi, pemasaran, hingga manajemen tim.
Namun, ia membangun budaya kerja inklusif yang saling mendukung dengan komunikasi terbuka dan visi bersama.
Menurutnya, tiga kunci utama bertahan dalam bisnis adalah konsistensi, kemampuan beradaptasi, dan keberanian untuk terus berinovasi. Ia percaya bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh lebih baik.
“Buat anak muda yang ingin memulai bisnis, jangan tunggu semuanya sempurna. Mulai saja dengan apa yang dimiliki. Dengarkan kebutuhan pasar, manfaatkan platform seperti Shopee, dan lihat masalah kecil sebagai peluang besar,” tutup Ferdi.