AYOJAKARTA.COM - Hingga batas waktu penyaluran bantuan sosial (bansos) habis, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan belum menerima undangan pencairan dari PT Pos.
Hal ini menjadi keluhan yang sering disampaikan di kanal Youtube Penjamin Sosial.
KPM bertanya-tanya tentang nasib bansos mereka yang seharusnya dicairkan melalui PT Pos.
Penyebab utama keterlambatan ini, dikutip dari kanal Youtube Penjamin Sosial, Selasa (24/9/2024) adalah proses peralihan penyaluran bansos dari PT Pos ke sistem kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera).
Meskipun beberapa KPM sudah menerima kartu KKS sejak Agustus 2023, banyak yang melaporkan belum menerima saldo bansos di dalam kartu tersebut.
Hal ini dikarenakan proses penyaluran dana melalui PT Pos masih dalam tahap penyesuaian.
Selain itu, pendistribusian kartu KKS juga belum merata ke seluruh wilayah Indonesia.
Pada Agustus lalu, pemerintah baru meluncurkan distribusi kartu KKS di beberapa daerah sebagai uji coba, namun tidak semua KPM di wilayah tersebut mendapatkan undangan pencairan atau kartu KKS mereka.
Kabar baiknya, Kementerian Sosial telah mengeluarkan surat kepada seluruh pendamping sosial untuk membantu KPM yang akan menerima distribusi kartu KKS dari bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).
Namun, hingga saat ini belum ada jadwal pasti kapan pendistribusian kartu KKS akan dilanjutkan.
Masalah lain yang dihadapi beberapa KPM adalah data yang tidak padan antara sistem bansos dan data kependudukan.
Jika terdapat ketidaksesuaian data, proses pencairan bansos bisa tertunda atau bahkan gagal, karena data KPM tersebut harus diperbaiki atau diperbarui di tingkat daerah.
Banyak KPM yang khawatir, jika sampai akhir periode penyaluran mereka tidak menerima undangan dari PT Pos, apakah mereka masih berhak menerima bansos.
Jawabannya bergantung pada kelayakan data KPM yang dievaluasi oleh sistem. Jika data mereka dinyatakan layak, mereka tetap berpeluang mendapatkan bansos, meskipun melalui mekanisme baru.
Perlu dicatat, penyaluran bansos melalui PT Pos atau kartu KKS memerlukan pemadanan data yang akurat.
Jika data KPM tidak padan, maka pencairan bansos akan tertunda hingga masalah tersebut diselesaikan.
Baca Juga: Terkuak! Fakta Baru dari Perseteruan Lolly dengan Ibunya, Ternyata Nikita Mirzani Tidak Pernah...
Walaupun banyak KPM yang masih menunggu, pemerintah belum memberikan kejelasan apakah bansos di masa mendatang akan sepenuhnya dialihkan ke sistem kartu KKS atau tetap menggunakan PT Pos.
Saat ini, pihak terkait masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Kementerian Sosial.
Bagi KPM yang belum mendapatkan undangan pencairan, tetap disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi dari pendamping sosial atau media resmi terkait bansos.***