AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi penerima bantuan sosial, terutama yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Menurut informasi terbaru dari kanal YouTube Info Digital, dikutip pada Jumat (20/9/2024), status penyaluran bantuan untuk alokasi bulan September dan Oktober 2024 mulai muncul dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Hal ini disampaikan Heru Agustian dalam video terbarunya pada tanggal 19 September 2024.
Pengecekan yang dilakukan oleh Heru Agustian menunjukkan bahwa status terbaru bantuan PKH untuk periode September dan Oktober telah terlihat di SIKS-NG.
Meski begitu, daftar penerima bantuan masih dalam proses validasi, sehingga belum ada data lengkap mengenai siapa yang akan menerima bantuan ini.
Heru menjelaskan bahwa status bantuan PKH yang muncul ini merupakan bagian dari prosedur normal.
Sebelum penyaluran dilakukan, data penerima harus melalui proses validasi di tingkat kabupaten atau kota.
Jika data penerima sudah valid, baru kemudian akan disetorkan ke pusat untuk diverifikasi ulang oleh Kementerian Sosial.
Selain PKH, penyaluran BPNT juga sedang dalam proses. Namun, hingga saat pengecekan dilakukan, bantuan BPNT periode September-Oktober masih belum muncul di SIKS-NG. Meski demikian, Heru yakin bahwa dalam beberapa hari ke depan status BPNT juga akan segera tersedia di sistem.
Proses validasi data penerima bantuan sosial ini memerlukan waktu yang cukup lama.
Salah satu alasan utamanya adalah karena data penerima harus dicocokkan dengan data dari beberapa kementerian, seperti Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan penerima tidak memiliki penghasilan di atas Upah Minimum Regional (UMR).
"Proses validasi ini penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai ke mereka yang berhak," ujar Heru dalam videonya.
Oleh karena itu, penyaluran bantuan sering kali memakan waktu lebih lama, namun ini demi akurasi data.
Sementara itu, bagi penerima yang sudah mendapatkan bantuan PKH pada bulan Juli atau Agustus lalu, ada yang melaporkan bahwa saldo tambahan sebesar Rp400.000 muncul di kartu KKS mereka.
Hal ini terjadi karena ada penerima tambahan dalam keluarga yang baru dinyatakan layak menerima bantuan.
Heru juga menyebutkan bahwa proses penyaluran BPNT melalui kantor pos yang sebelumnya terjadi, saat ini masih dalam tahap penyelesaian.
Beberapa penerima yang tidak memiliki buku tabungan akan segera dibuatkan buku tabungan dan kartu ATM untuk memudahkan proses pencairan bantuan ke depan.
Ia mengimbau kepada penerima bantuan untuk terus memantau status mereka di SIKS-NG dan menunggu informasi lebih lanjut mengenai kapan bantuan akan disalurkan.
"Proses ini memang membutuhkan waktu, tetapi yakinlah bahwa bantuan akan segera tiba di rekening kalian," tambahnya.
Heru juga meminta penerima bantuan untuk terus mendukung channel YouTube-nya agar mereka selalu mendapatkan informasi terbaru dan akurat mengenai penyaluran bantuan sosial dari pemerintah.***