AYOJAKARTA.COM - Polemik akun Fufufafa sampai saat ini masih menjadi sorotan masyarakat. Skandal akun Fufufafa ini juga menjadi tantangan di dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang sebentar lagi akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.
Jejak digital akun Fufufafa tersebut dari bulan Agustus sampai hari ini masih terus menjadi perbincangan publik.
Diketahui akun tersebut diduga menghina presiden terpilih, Prabowo Subianto dan keluarganya.
Selain itu, akun tersebut juga diduga melecehkan beberapa artis Indonesia seperti Syahrini. Cuitan-cuitan akun Fufufafa tersebut sudah dibuat sejak tahun 2014 lalu.
Pada tahun 2014 tersebut juga Prabowo Subianto masih menjadi lawan dari Jokowi dalam pemilihan presiden 2014-2019 lalu.
Akun kaskus tersebut sampai saat ini masih dicurigai milik wakil presiden terpilih 2024-2029 sekaligus putra sulung dari Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Gibran Rakabuming Raka sendiri pun sudah ditanya terkait akun Fufufafa tersebut apakah benar miliknya atau bukan. Namun sayangnya, Gibran hanya menjawab tanyakan ke pemilik akun aslinya.
“Loh mboh takone sing due akun (tidak tahu, tanya saja yang punya akun)” ucap Gibran Rakabuming.
Menurut pengamat politik, Edu Lemanto dengan adanya akun Fufufafa ini Indonesia tidak akan sampai ke 2045 yakni masa Indonesia emas yang ada masuk ke masa Presiden resah pada tahun tersebut.
“Jadi rentetan pelanggaran pelanggaran itu fufufafa yang diduga itu adalah wapres terpilih, kembali ke kata peradaban Bang Iwan Piliang saya membayangkan kondisi bangsa kita yang selalu didengung oleh Presiden Jokowi bahwa 2045 kita akan memasuki Indonesia emas” ucapnya, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Indonesia Lawyers Club, pada Kamis, 19 September 2024.
“Enggak kita enggak akan sampai ke sana saya ini Pak Presiden semoga pak presiden dengar ya kita tidak akan sampai pada Indonesia emas Pak Presiden Jokowi, kita akan hanya sampai pada presiden resah itu 2045” lanjutnya.
Ia menyebutkan alasan mengapa dirinya menyebut resah, hal tersebut dikarenakan Indonesia sedang dalam masa krisis budi pekerti.
“Resahnya karena apa Karena kita sedang berada dalam situasi krisis budi pekerti sekarang” katanya.
Edu menyampaikan bahwa kalau anaknya membuat akun-akun yang tidak pantas dan ditujukan ke publik, seharusnya bapaknya minta maaf, apalagi ini bapaknya presiden, tapi ini tidak terjadi.
“Kalau anaknya membuat akun-akun yang memang tidak layak untuk ditampilkan ke publik akun-akun yang adegan-adegan tidak pantas untuk ditempatkan di publik ya bapaknya minta maaf itu. Tapi itu tidak terjadi kita, apalagi konteksnya bapaknya presiden” kata Edu.***

Share this article
Edu Lemanto mengatakan dengan adanya akun Fufufafa ini Indonesia tidak akan sampai ke 2045 yakni masa Indonesia emas.