AYOJAKARTA.COM - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih menanti pencairan sejumlah bantuan sosial yang ketika dicek di SIKS-NG statusnya masih Burekol.
KPM baik PKH murni, BPNT murni maupun PKH plus BPNT masih terus menanti pencairan bansos periode Agustus-September atau September-Agustus.
Tapi ketika dicek di SIKS-NG ternyata statusnya masih Burekol. Apa itu burekol?
Saat ini Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan peralihan penerima sejumlah bansos.
Jika sebelumnya KPM mendapatkan bansos lewat PT Pos Indonesia, akan beralih ke bank.
Untuk itu, mereka akan mendapatkan buku rekening serta Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) dari bank penyalur. BNI, BRI, BSI maupun Bank Mandiri.
Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos, Rabu 18 September 2024, saat ini pihak bank masih melakukan Burekol atau Pembukaan Rekening Kolektif.
Hal ini yang diduga jadi penyebab kenapa bansos periode salur Agustus-September atau September-Agustus masih belum sampai ke KPM.
Jika burekol sudah selesai, maka buku rekening beserta KKS akan langsung didistribusikan kepada KPM.
Namun untuk periode salurnya apakah 2 atau 3 bulan, masih belum ada kepastian.
Disatu sisi, ternyata ada KPM yang dulunya memiliki KKS namun dialihkan ke PT Pos Indonesia.
Namun kini kembali beralih ke KKS dan memunculkan pertanyaan. Apakah bansosnya akan disalurkan ke KKS lama atau baru.
Baca Juga: Berapa Gaji Petugas KPPS Pilkada 2024? Ternyata Segini Besaran Nominalnya
Dipastikan jika bantuan terbaru akan masuk ke KKS yang baru. Dan untuk KKS lama tetap harus disimpan.
Karena itu bisa dijadikan bukti kalau KPM adalah keluarga kurang mampu dan layak mendapatkan bansos.
KKS lama juga dapat dimanfaatkan jika memiliki komponen pendidikan, yakni untuk mendapatkan bansos PIP.
Untuk itu, KPM diminta bersabar dulu mengingat status di SIKS-NG yang masih burekol tersebut.***
Baca Juga: Kenapa Bantuan PIP SD Belum Cair? Ini Cara Cek Status Penerimaan dan Saldo Lewat HP