Bisnis

KPM Share Bukti Penarikan Rp400-Rp800 Ribu, Benarkah Bansos PKH BPNT Juli Agustus 2024 Sudah Cair di KKS?

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 26 Jul 2024, 16:17 WIB
Untuk bantuan PKH dan BPNT yang cair lewat Kartu KKS periode salur Juli-Agustus di SIKS-NG keterangan SP2D-nya sudah SPM.

AYOJAKARTA.COM -- Ada info terbaru soal pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT alokasi Juli-Agustus 2024 dari petugas pendamping sosial.

Dikutip dari tayangan YouTube DIARY BANSOS pada Jumat, 26 Juli 2024, petugas pendamping sosial menuturkan jika di 25 Juli 2024 untuk bantuan PKH dan BPNT yang cair lewat Kartu KKS periode salur Juli-Agustus di SIKS-NG keterangan SP2D-nya sudah SPM.

Artinya jika sudah SPM adalah untuk Surat Perintah Membayar sudah diterbitkan jadi tinggal menunggu proses penerbitan SP2D kemudian S1.

 Baca Juga: Jum'at Berkah! Bansos PKH dan BPNT Juli-Agustus Cair di KKS Rp150 Ribu, Rp400 Ribu, hingga Rp1,4 Juta? Ini Progres Terbaru di SIKS-NG

Sehingga dapat diprediksi dalam kurun waktu 7-14 hari setelah status SPM pertama kali muncul di SIKS-NG, bantuan PKH maupun BPNT ini akan cair ke KKS para KPM.

Tentu harapan besar dari para KPM adalah, semoga proses hingga bantuannya cair tidak sampai lebih dari 14 hari.

Nah, karena status di SIKS-NG ini sudah SPM semua, baik untuk bansos PKH maupun BPNT yang lewat Kartu KKS, maka pada hari ini banyak para KPM yang mencoba mengecek Kartu KKS-nya di mesin ATM maupun agen bank terdekat.

 Baca Juga: Bansos PKH BPNT Periode Juli-September 2024 via PT Pos Indonesia Kapan Cair? Intip Status Terkini di SIKS-NG

Pengecekkan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah sudah ada saldo yang masuk atau belum di dalam Kartu KKS-nya.

Tentu jika merujuk pada status di SIKS-NG tadi, bisa disimpulkan secara teori tentunya untuk bansos PKH maupun periode Juli-Agustus 2024 ini masih belum cair.

Atau dengan kata lain masih belum ada saldo yang masuk ke kartu KKS para KPM untuk periode Juli-Agustus 2024.

Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Usai PKH, Kini Bansos BPNT Juli-Agustus Rp400 Ribu Sudah SPM di SIKS-NG, Segera Cair?

Sehingga bagi para KPM yang hari ini mencoba mengecek Kartu KKS-nya, bisa dipastikan masih zonk atau belum ada saldo yang masuk untuk periode Juli-Agustus 2024.

Sementara di beberapa hari lalu ramai di berbagai grup media sosial, dimana banyak KPM yang men-share struk bukti penarikan bantuan ada yang nominalnya Rp400 ribu, Rp800 ribu, nah itu dari bantuan apa?

Kemungkinan besar berbagai bantuan yang dicairkan para KPM tersebut adalah bantuan untuk alokasi Mei-Juni 2024 yang memang baru dicairkan oleh si KPM.

Atau bisa juga itu adalah bukti transaksi non bansos, jadi bukan bantuan sosial yang sengaja bukti struk penarikannya dishare di berbagai grup medsos pencairan bansos PKH maupun BPNT.

 Baca Juga: DKI Jakarta Cair Duluan! Daftar 11 Wilayah Terima Pencairan Bansos PKH dan BPNT Juli-Agustus 2024 Lebih Awal

Dengan tujuan agar grup tersebut ramai, dan supaya para KPM lain jadi penasaran dan menduga jika bansos sudah cair.

Namun yang jelas, berdasarkan info dari petugas, untuk bansos periode Juli-Agustus 2024 ini masih belum dicairkan.

Sehingga bagi KPM yang sampai hari ini masih belum mengecek Kartu KKS-nya dan ingin mencoba mengecek Kartu KKS-nya disarankan tidak perlu dicek dulu.

 Baca Juga: Dipercepat! 5 Bansos Ini akan Cair Awal Bulan Agustus 2024, PKH dan BPNT yang Sudah SPM Juga Termasuk

Lalu, kapan para KPM bisa mulai mengecek Kartu KKS-nya? Yaitu jika status di SIKS-NG keterangannya adalah sudah SI.

Jika keterangan di SIKS-NG sudah SI barulah KPM bisa melakukan pengecekkan saldo di ATM secara berkala.

Pasalnya apabila merujuk pada pencairan sebelumnya, jika status di SIKS-NG sudah SI itu biasanya membutuhkan waktu 1-7 hari bansos PKH maupun BPNT saldonya akan masuk ke Kartu KKS.

 Baca Juga: Kabar Gembira! Update Status Bansos PKH BPNT Periode Juli-Agustus-September! Pencairan Bantuan yang Lewat KKS akan Segera Cair!

Kemudian karena untuk saat ini statusnya masih belum SI, jadi KPM tidak perlu bolak-balik mengecek saldo Kartu KKS-nya.***

TAGS:
Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil