AYOJAKARTA.COM - Per tanggal 28 Mei 2025, terdapat perkembangan menggembirakan dalam proses penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua.
Berdasarkan informasi dari supervisor SIKS-NG Dinas Sosial kabupaten/kota, beberapa wilayah telah berhasil menyelesaikan tahap verifikasi rekening untuk empat bank penyalur utama yaitu BSI, Mandiri, BRI, dan BNI.
Proses ini menandakan bahwa sistem mulai bergerak menuju tahapan selanjutnya, yaitu SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).
Baca Juga: Waduh! Ajuan Akun SPMB 2025 Ditolak karena SPTJM? Ini Langkah yang Harus Dilakukan CMB di Jakarta
Kemudian SPM (Surat Perintah Membayar), SI (Surat Otorisasi), dan akhirnya top-up saldo ke rekening para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Meskipun belum menyeluruh, kemajuan ini memberikan harapan bahwa proses pencairan akan segera dimulai di wilayah-wilayah yang telah menyelesaikan verifikasi rekening.
Provinsi Aceh menjadi salah satu wilayah yang memberikan kabar positif dalam update sistem SIKS-NG terbaru.
Khusus untuk wilayah Aceh yang menggunakan Bank BSI, tampilan di sistem BNBA (Bantuan Non Tunai Beras Sejahtera) menunjukkan bahwa periode salur telah terupdate, status rekening sudah berhasil diverifikasi, dan proses alur Bank BSI sudah tertera dengan jelas.
Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Syarat Baru Diskon Listrik 50 Persen Juni-Juli dan PKH-BPNT Tahap 2 Masih Macet
Namun, pada kolom keterangan SP2D masih menampilkan tanda strip, yang mengindikasikan bahwa proses belum sepenuhnya selesai.
Masyarakat di Aceh, khususnya penerima bantuan sembako atau BPNT, diimbau untuk belum melakukan pengecekan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera).
Hal ini karena proses pentransferan dana ke rekening belum dilakukan, meskipun verifikasi rekening sudah berhasil.
Sementara itu, pemantauan terhadap akun SIKS-NG para pendamping sosial secara nasional pada tanggal 28 Mei 2025 menunjukkan bahwa belum ada pergerakan data yang signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Proses penyaluran PKH dan BPNT masih berada dalam tahap yang sama, baik di evaluasi komponen maupun final closing, yang menandakan bahwa sistem masih dalam proses penyesuaian data migrasi dari DTKS ke DTSEN.
Baca Juga: Lolos UTBK SNBT 2025? Ini Contoh Chat Fakultas untuk Masuk Grup Maba
Masyarakat diingatkan untuk tidak terpengaruh oleh isu hoaks yang beredar di media sosial yang mengklaim bahwa bantuan sudah dalam tahap SPM atau sudah dicairkan.
Jika ada yang mengalami pencairan dana, kemungkinan besar itu adalah sisa PKH validasi atau BPNT susulan dari tahap pertama yang tertunda, bukan pencairan tahap kedua.
Para penerima manfaat disarankan untuk bersabar dan menunggu informasi resmi dari sistem SIKS-NG sebelum melakukan pengecekan saldo melalui kartu ATM.***