Bisnis

KKS Bansos Tidak Berlaku? Jangan Khawatir! Ini Penyebab dan Solusi yang Harus Kamu Ketahui

Oleh: Nuriyah Nofasari Kamis 27 Jun 2024, 06:20 WIB
Ilustrasi. Ada salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) yang kartu KKS tersebut tidak dapat digunakan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos).

AYOJAKARTA.COM -- Banyak masyarakat yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau yang sering disebut sebagai kartu merah putih. Kartu merah putih tersebut digunakan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos).

Namun, ada salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) yang kartu KKS tersebut tidak dapat digunakan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos).

Apakah kamu salah satunya? Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Pendamping Sosial, pada Kamis, 27 Juni 2024, berikut ini adalah penjelasan mengapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana solusinya.

Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Positif Cair Menjelang Akhir Juni, 3 Daerah Ini Sudah Ada Jadwal Pencairan

Mengenal KKS (Kartu Keluarga Sejahtera)

KKS adalah kartu yang berfungsi sebagai ATM dan media untuk menerima berbagai jenis bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Namun, kartu ini tidak disarankan untuk transaksi dengan nominal besar, seperti di atas 10 juta rupiah.

Mengapa KKS Tidak Berlaku?

1. Graduasi Mandiri

Jika seseorang sudah dinyatakan mampu secara sosial ekonomi oleh musyawarah desa atau kelurahan, maka mereka akan dikeluarkan dari daftar penerima PKH.

Baca Juga: 1 Hari Lagi Batas Akhir Pengusulan Bansos PKH Tambahan Rp500 Ribu Khusus 13 Daerah Ini, Mana Saja?

Kartu KKS mereka otomatis tidak berlaku lagi. Dalam kasus ini, kartu KKS bisa disimpan sebagai kenang-kenangan atau mungkin digunakan untuk keperluan lain di masa depan.

2. Masa Berlaku yang Tercantum di Kartu

Meskipun tertulis masa berlaku hingga tahun tertentu, kartu KKS tetap bisa digunakan selama para KPM masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial yang sah. Jadi, jangan khawatir jika masa berlaku yang tertulis sudah lewat.

3. Data Tidak Valid

Pada masa transisi dari data DTKS lama ke DTKS baru, beberapa data bisa tidak valid karena perbedaan nama atau informasi lainnya di dukcapil. Jika data kamu tidak padan, bantuan sosial tidak akan cair.

4. Tertolak oleh Sistem

Seringkali sistem menolak data karena terdeteksi adanya anggota keluarga yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan dengan upah di atas UMP atau UMK.

Jika kepala keluarga atau salah satu anak dalam keluarga memiliki BPJS Ketenagakerjaan, ini bisa menyebabkan penolakan.

5. Tidak Layak oleh Pemerintah Daerah

Melalui musyawarah desa atau kelurahan, nama-nama penerima bantuan sosial bisa dinyatakan tidak layak lagi oleh pemerintah daerah. Jika ini terjadi, mengusulkan kembali secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos mungkin tidak akan berhasil.

Baca Juga: KKS Merah Putih Tak Terisi Saldo Bansos, Apa Penyebabnya? Cari Tahu di Sini!

Solusi Jika KKS Tidak Berlaku

1. Graduasi Mandiri

Jika kamu sudah di graduasi secara mandiri, kartu KKS tidak bisa digunakan lagi. Simpan saja kartu tersebut sebagai kenang-kenangan.

2. Tertolak oleh Sistem

Jika kartu KKS kamu tertolak oleh sistem karena ada anggota keluarga yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan, coba pecahkan Kartu Keluarga (KK) kami.

Pisahkan anggota keluarga yang bekerja dalam KK tersendiri. Setelah pemecahan KK, ajukan kembali melalui desa atau kelurahan.

Baca Juga: Selamat! Bonus Rp500 RIbu dan Rp900 Ribu Segera Cair Masuk ke Rekening KPM Mulai 1 Juli 2024, Pengganti Bansos BLT MRP?

3. Tidak Layak oleh Pemerintah Daerah

Jika kamu dinyatakan tidak layak oleh pemerintah daerah, cobalah untuk mengetahui alasan pastinya.

Proses pengusulan kembali harus melalui pemerintah daerah, namun jika mereka sudah menyatakan kamu tidak layak, kecil kemungkinan pengusulan akan disetujui.

Jika kartu KKS kamu tidak berlaku, periksa terlebih dahulu penyebabnya. Setelah mengetahui penyebabnya, kamu bisa mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki status kartu kamu.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil