AYOJAKARTA.COM – Memasuki Juni 2024 tepatnya menjelang hari raya Idul Adha, setelah pencairan PKH maupun BPNT melalui KKS maupun PT Pos Indonesia, ada bantuan yang masih terus dinantikan.
Bantuan yang terus ditunggu pencairannya oleh KPM adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan (MRP).
BLT MRP ini adalah salah satu bantuan yang paling ditunggu informasi maupun kabar terbarunya.
Bansos ini rencananya akan disalurkan kepada KPM selama tiga bulan berturut-turut, yaitu Januari hingga Maret 2024.
Baca Juga: 2 Bansos Ini Siap Dicairkan Menjelang Idul Adha, Bentuk dan Nominalnya Segini
Akan tetapi kemudian rencana alokasi penyaluran tersebut diralat langsung oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Bertepatan ketika Airlangga Hartarto tengah menghadiri sidang sengketa Pilpres 2024 yang digelar beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataannya, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa untuk alokasi BLT MRP ini diubah menjad April-Mei-Juni 2024.
Untuk besaran bantuannya adalah Rp200 ribu per KPM tiap bulannya, sehingga jika ditotal keseluruhan adalah Rp600 ribu.
Namun nyatanya hingga kini sudah memasuki waktu alokasi pencairan, tetap saja belum ada info pasti kapan pencairan akan dilakukan.
Menteri Bidang Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan keterlambatan pencairan tersebut disebabkan berbagai faktor, salah satunya saat ini pemerintah masih mempertimbangkan.
Pertimbangan yang dilakukan pemerintah tersebut berkaitan dengan postur, anggaran serta pendapatan dan anggaran belanja negara tahun 2024 yang berkaitan dengan pencairan BLT MRP.
Kendati demikian, Menko Perekonomian juga menegaskan bahwa tak ada kendala apapun terkait anggaran untuk BLT MRP.
Dengan kata lain dana sebesar Rp11,25 triliun untuk BLT MRP ini diinformasikan sudah dialokasikan oleh Kemenkeu.
“Nggak ada kendala, anggarannya ada,” ujar Airlangga Hartarto pada Minggu, 5 Mei 2024 dikutip ayojakarta.com dari YouTube DIARY BANSOS pada Sabtu (15/6/2024).
Meski tak ada kendala, namun hingga berita ini diturunkan dari pihak Menko Perekonomian masih belum ada informasi lebih lanjut terkait pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Airlangga Hartarto juga sempat menyampaikan pesan kepada KPM untuk menunggu dulu pencairan BLT MRP.***