Bisnis

Benarkah Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2025 Sudah Muncul di SIKS-NG? Ini Fakta Lengkapnya

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Rabu 21 Mei 2025, 17:05 WIB
Progres pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua sudah terlihat pada aplikasi SIKS-NG.

AYOJAKARTA.COM – Kabar menggembirakan datang untuk para keluarga penerima manfaat (KPM). Progres pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua sudah terlihat pada aplikasi SIKS-NG.

Meskipun dana belum masuk ke rekening, sejumlah tahapan penting telah dimulai dan bisa dipantau langsung oleh pendamping sosial maupun KPM melalui akun resmi.

Pemerintah telah mengalokasikan bansos untuk periode April hingga Juni 2025, dan proses verifikasi penentuan penerima saat ini tengah berlangsung.

Baca Juga: Harga Mulai Rp1 Juta-an! Rekomendasi 5 Proyektor Mini Terbaik, Nonton Drakor dan Film Jadi Lebih Oke

Ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat yang menantikan kelanjutan program perlindungan sosial dari negara.

Progres Persiapan PKH dan BPNT Sudah Terpantau di SIKS-NG

Pada tanggal 20 Mei 2025, sejumlah akun pendamping sosial melaporkan bahwa proses penentuan penerima bansos PKH dan BPNT tahap kedua sudah tampil di sistem.

Salah satunya menunjukkan data sebanyak 2.913 KPM yang telah terdaftar untuk periode pencairan kali ini.

Informasi ini menunjukkan bahwa pemerintah telah mengawali tahap penentuan calon penerima yang layak mendapatkan bantuan.

Meskipun proses evaluasi komponen belum dilakukan secara menyeluruh, munculnya data awal ini menjadi indikasi bahwa bansos akan segera dicairkan, kemungkinan besar pada akhir Mei atau awal Juni 2025.

Baca Juga: Kembaran iPhone! Cek Spesifikasi Itel A90 Rilis 18 Mei 2025: Punya Fitur AI Bisa Memecahkan Soal Matematika

Proses Pencairan Masih di Tahap Awal

Hingga saat ini, proses baru sampai pada tahapan penentuan KPM. Setelah itu, akan dilanjutkan ke proses evaluasi komponen, final closing, pengecekan rekening, penerbitan SPM, dan SI sebagai penanda pencairan resmi.

Berdasarkan informasi internal, meskipun Kementerian Sosial sebelumnya merencanakan pencairan pada minggu ketiga Mei, tampaknya target tersebut belum bisa tercapai.

Ada kemungkinan proses penyaluran mundur hingga awal Juni karena tahapan administrasi dan teknis masih berlangsung.

Empat Golongan KPM yang Dipastikan Tidak Menerima Bansos

Di sisi lain, terdapat kabar kurang menyenangkan bagi sebagian KPM. Berdasarkan pemutakhiran sistem dan hasil verifikasi, terdapat 4 kelompok KPM yang dipastikan tidak akan menerima bantuan PKH maupun BPNT pada tahap kedua ini:

- KPM yang masuk dalam desil 10 dalam sistem DTSEN, yang artinya tergolong keluarga mampu dengan pendapatan di atas Rp10 juta per bulan.
- KPM dengan daya listrik 2.200 VA atau lebih, yang dinilai tidak masuk kriteria penerima.
- KPM yang memiliki penghasilan di atas UMP/UMK dan telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
- KPM yang telah meninggal dunia tanpa adanya pengurus pengganti atau ahli waris yang resmi terdaftar.

Baca Juga: Dirut PT Sritex Ditangkap Kejagung atas Dugaan Korupsi, Ini Deretan Bukti yang Ditemukan!

Imbauan untuk KPM: Tidak Perlu Cek Saldo Terus-Menerus

Masyarakat penerima bansos diminta untuk tidak terlalu sering mengecek kartu KKS di ATM atau agen bank.

Hal ini untuk menghindari kerusakan pita hitam pada kartu, yang bisa menyebabkan kegagalan saat transaksi pencairan.

Sementara itu, bagi KPM yang menerima bansos melalui PT Pos Indonesia, dimohon untuk bersabar menunggu undangan pencairan yang akan dibagikan oleh petugas pos di masing-masing wilayah.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Jinan Vania Barizky